Proyek Tambat Labuh Desa Suka Jaya Bakal Dilaporkan Ke Bupati Batubara

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 Januari 2019 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Dana Desa (DD) Tahun 2018 bernilai ratusan juta rupiah di Desa Suka Jaya, Kec Tanjungtiram, Kab Batubara mulai mencuat kepermukaan. Sejumlah warga menduga, proyek Tahun anggaran 2018 Tambat Labuh untuk masyarakat nelayan itu hingga Tahun anggaran 2019 belum selesai dikerjakan.

”Kami menduga, anggarannya masih dikantong plt kepala desa, untuk itu, kami minta instansi terkait untuk mengusut tuntas DD Tahun 2018, Sebab pembangunan dua unit tangkahan tambat labuh yang berasal dari dana tersebut sampai sekarang belum juga selesai,” tukas sejumlah warga kepada sejumlah awak media, Selasa (29/1).

Menurut warga, dana desa untuk tahap ke tiga diketahui telah dicairkan tahun anggaran akhir 2018 hampir mencapai Rp 400 juta, anggaran desa itu meliputi untuk membangun dua unit sumur boring di Dusun I dan IV berbiaya Rp 200 juta dan Rp 200 juta lagi membangun dua unit tambat labuh di tangkahan nelayan Dusun IV dan VIII.

Baca Juga :  Bappeda Batubara Paparkan Visi Misi Bupati dapat Disinkronkan ke RPJMD

Selain itu, kata mereka, dua paket proyek berupa sumur boring telah dibangun, namun belum berfungsi sepenuhnya oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih dan sebagian warga tetap membeli air boring dari pengusaha setempat untuk keperluan memasak dan lainnya.

Warga menduga proyek yang bersumber dari DD itu tidak sesuai standard sebagaimana Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan.

Di tambah lagi tambat labuh sama sekali belum di bangun. Akibatnya ratusan masyarakat nelayan setempat yang mengharapkan bantuan pemerintah itu jadi kecewa dan mempertanyakan kemana dana ratusan juta rupiah itu digunakan.

Masalah ini lanjut warga telah disampaikan kepada Camat Tanjungtiram dan meminta Plt Kades HB diganti karena dinilai tidak mampu menjalankan amanah masyarakat diberikan kepadanya.

Plt Kepala Desa Suka Jaya Hasan Basri yang dihubungi media melalui telpon seluler tidak diangkat meski meski nada panggilan masuk, bahkan beberapa kali dihubungi kembali sudah tidak aktif dan berada di luar jangkauan.

Baca Juga :  Harry Nugroho Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Menjadi Sehat

Salah seorang pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat mengaku prihal belum selesainya proyek tambat labuh didesa itu. Namun ia mengaku sudah berulang kali mengingat plt Kades tetapi terkesan tidak digubris.

“Suda bulak balek kita tegur, tapi plt kadesnya terkesan cuek aja, ini mau kita laporkan langsung ke Bupati Batubara”, ujar salah seorang BPD desa Suka Jaya yang minta namanya dirahasiakan.

Ia juga mengaku, sulit untuk menghubungi plt kepada desa setempat, namun, sesekali dihubungi aktif dan kemudian dihubungi lagi sudah tidak aktif. Ini sering kita alami,” ujarnya dan mengaku tidak mengetahui keberadaan Plt Kades Hasan Basri.

Bahkan pihaknya sudah  mengingatkan agar pembangunan tersebut segera diselesaikan mengingat tahun anggaran baru, hal itu juga sudah disampaikan, tidak saja kepada plt Kades, begitu juga kepada Sekdes dan berjanji segera menggunakan dana tersebut dalam waktu dekat. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping
Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:10 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terbaru

BATUBARA

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agu 2026 - 10:00 WIB

BATUBARA

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Kamis, 6 Agu 2026 - 08:09 WIB