Jatuh Pingsan, Petugas PPK Dilarikan Ke puskesmas Lab. Ruku

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2019 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara — Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri saat menyelesaikan laporan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019, di aula kantor camat setempat, Kamis (02/05/2019) sekira pukul 13.30 Wib. 

Anggota PPK tersebut diketahui bernama Abdul Fahmi. Dia kemudian pingsan dan tak sadarkan diri diduga karena kelelahan saat bekerja  menyelesaikan laporan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pemilu untuk disampaikan kepada KPU.

Petugas PPK Kecamatan Tanjung Tiram Abdul Fahmi Saat Dirawat di Puskesmas Lab. Ruku

“Ya, betul. Kami tadi malam memang bekerja ekstra tidak ada tidur semalaman, sehingga kondisi tubuhnya lemah dan jatuh pingsan tidak sadarkan diri saat melanjutkan pekerjaan menyelesaikan laporan hasil rekapitulasi Pemilu serentak 2019 (Pilpres dan Pileg) untuk disampaikan ke KPU pada siang harinya,” Ujar Petugas PPK Tanjung Tiram Siti Aisyah Sitorus kepada zulnas.com melalui telepon seluler.

Baca Juga :  Caretaker KNPI Batubara Serahkan 2 SK Caretaker Talawi dan Tanjung Tiram

Melihat kondisi tersebut, Abdul Halim bersama anggota PPK, aparat kecamatan dan lainnya
langsung memberikan bantuan membawanya menggunakan mobil ambulan ke Puskesmas Labuhan Ruku untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Sampai sekarang Fahmi belum sadar dan masih jalani perawatan intensif,” ujar Aisyah.

Baca Juga : Rekapitulasi Suara di Kecamatan Tanjung Tiram Baru 5 Desa

Aisyah menjelaskan, bahwa selama beberapa hari ini, beliau sudah merasa tidak enak badan. Namun petugas PPK itu tetap memaksakan diri untuk bekerja melakukan rekapitulasi hasil perhitungan surat suara.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Bahar Siagian Imbau ASN dan Masyarakat Pakai Teluk Belanga Setiap Jumat

“Dia pikir mungkin hanya masuk angin biasa. Malam tadi dia paksakan tetap bekerja sampai pukul 06.00 dini hari. Dia pun ikut dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Tanjung Tiram,” imbuhnya.

“Walaupun dia sudah merasa sangat lelah, mual dan pusing, masih bertahan. Hingga akhirnya dia pingsan dan tak sadarkan diri sehingga dilarikan langsung ke puskesmas Labuhan ruku untuk penanganan serius.” Ujarnya.

Saat ini, lanjut Aisyah, Abdul Fahmi sudah dirawat intensif untuk pemilihan kondisi tubuhnya. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB