Hujan Hambat Pekerjaan, Penyedia Kewalahan Atasi Banjir Berulang

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Proyek Perkuatan Tebing Satu Paket yang dilaksanakan akibat bencana alam di Komplek Perumahan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, terkendala cuaca ekstrem yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp650.110.300 ini mulai dikerjakan sejak 18 November 2025 oleh CV Bernice di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batubara.

Pekerjaan yang seharusnya berjalan lancar kini terganggu akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan lokasi pengerjaan kembali terendam banjir. Galian pondasi yang sudah dibuat ikut tertutup lumpur, sementara beberapa material penting seperti kawat bronjong juga ikut hanyut terbawa arus air.

Pihak penyedia mengakui bahwa kondisi cuaca ekstrem sangat mempengaruhi progres pekerjaan. “Kami cukup kewalahan, setiap kali digali, banjir datang lagi dan membawa lumpur ke dalam galian. Material yang sudah disiapkan pun ada yang ikut terbawa banjir,” ungkap salah satu perwakilan CV Bernice.

Baca Juga :  Disdik Batubara Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ilyas : Mari Pahami Sejarah Perjuangan Nabi

Meski demikian, pekerjaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Bupati Batubara, H. Baharuddin Siagian, menempatkan penanganan bencana dan penguatan infrastruktur dasar sebagai salah satu program prioritas daerah untuk mengurangi risiko kerusakan dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Ir. Bonar Siahan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan penyedia agar pekerjaan tetap berjalan sesuai standar meski terkendala cuaca.

“Cuaca memang menjadi tantangan besar. Namun, kami meminta penyedia tetap fokus dan memastikan kualitas pekerjaan terjaga. Ke depan, bagian pengorekan akan diperhatikan lebih detail, termasuk memastikan saluran drainase dibuka mulai dari jalan besar hingga ke saluran pembuangan,” ujar Ir. Bonar Siahan.

Baca Juga :  Mandi Belimau: Tradisi Sakral Menyambut Ramadhan di Batubara

Saat ini, terdapat dua jalur saluran pembuangan yang menjadi tumpuan aliran air, yakni saluran di Perumahan Sahaba dan Perumahan Jalan Nirmala Tiga. Namun, untuk mengurangi risiko banjir berulang, PPK menilai perlu adanya pembenahan tambahan di area belakang Kantor Bank Sumut agar air dapat langsung mengalir ke saluran pembuangan depan hotel bayu wangi.

Meskipun pekerjaan menghadapi tantangan berat, pemerintah berharap proyek ini dapat segera diselesaikan demi kepentingan masyarakat banyak, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi yang kerap terdampak banjir. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB