Guru Honor SDN 3 Sei Balai Mengaku Jadi Korban Politik Oknum Camat dan Kasek

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Desember 2023 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Ada-ada saja politik di Kabupaten Batubara. Soalnya oknum perangkat ASN mulai dari Camat, Kasek malah diduga terlibat menjadi politik praktis di jajaran instansi mereka.

Tak tanggung-tanggung, intervensi yang dilakukan dengan menggunakan tangan besi. Bahkan mereka tak segan-segan mencopot tenaga honorer kalau tak mendengarkan printah yang disampaikan atasan.

Intervensi politik itu terjadi di jajaran Instansi Kecamatan Sei Balai. Oknum camat memerintahkan salah satu guru honor untuk mendukung salah satu caleg, namun ketika tak menurut malah berkonsekwensi copot dari guru honor.

Sepeeti yang dialami Sawaluddin. Seorang guru honorer SDN 03 Sei Balai Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara terpaksa sedih karena tak bisa lagi bekerja.

Dia mengaku diberhentikan (dirumahkan) karena diduga dirinya tidak bersedia mendukung salah satu caleg DPRD Batubara dari Dapil Kecamatan Sei Balai.

Baca Juga :  Musda KONI Dapat Lahirkan Sosok Ketua Kompeten

“Pada malam Kamis (29/11/23) saya ditelepon oknum Camat Sei Balai Wali Wali Sagala mengatakan saya tidak usah mengajar lagi di SDN 03 Sei Balai. Alasan Camat karena tidak mendukung”, ucap Sawaluddin kepada wartawan group Wappress, Selasa (5/12/23).

Disebutkan Sawal, sebelum dirinya mengajar sebagai guru olahraga, dia direkomendasikan Camat agar mengajar di SDN 03 Sei Balai. Namun Camat minta dirinya mendukung M yang akan menjadi Caleg DPRD Batubara dari Dapil Sei Balai.

“Mungkin menurut Camat, saya tidak mendukung M makanya saya diberhentikan”, ucapnya lirih.

Kemudian dua hari kemudian tepatnya Jumat (1/12/23), saat masuk ke sekolah hendak mengajar, Sawaluddin dipanggil Kepala Sekolah SDN 03 Sei Balai Sugiono.

Baca Juga :  Oknum ASN Diduga Berpolitik, Kepala BKD Batubara Didemo

Sugiono mengatakan ‘Bapak Sawal dirumahkan dulu karena guru PPPK akan masuk’. Mendengar diberhentikan Sawal urung mengajar dan balik kanan pulang ke rumahnya.

Sayangnya, saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya di nomor 08536111xxxx berkali-kali, Camat Sei Balai Wala Wali Sagala tidak merespon. Bahkan pesan wa yang dikrimkan oleh sejumlah wartawan juga tidak diresponnya meski telah dibaca.

Demikian pula Kepala Sekolah SDN 03 Sei Balai Sugiono yang dihubungi lewat teleponnya di nomor 08216036xxxx  juga tidak merespon.

Berita guru honor korban politik ini, lantas viral disejumlah media lokal, bahkan hingga saat ini, para oknum- oknum ASN bakal dikejar wartawan untuk dimintai klarifikasi. (Epson).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan
Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara
Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg
“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”
Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan
Gas LPG 3 Kg Langka di Tanjung Tiram, Harga Tembus di Atas HET
Mengulas Pejabat Yang Dilantik Baharuddin Siagian
Bupati Baharuddin Siagian ‘Rombak’ Pejabat Batubara, Ini Daftar namanya!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:47 WIB

Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:32 WIB

Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:16 WIB

“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan

Berita Terbaru