Berbeda Pilihan Politik di Pilpres, Bupati dan Wakil Bupati Batubara Tetap Profesional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Desember 2018 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN,zulnas.com – Bupati Batubara, Zahir dan Wakil Bupati Batubara, Oky Iqbal Prima akan berbeda pilihan saat di Pilpres 2019 mendatang.

Zahir sebagai kader PDI Perjuangan sudah pasti mendukung calon petahana yakni Jokowi-Ma’ruf Amin. Sedangkan Oky Iqbal sebagai kader Gerindra akan mendukung penantang petahana yakni Prabowo – Sandi.

Meski berbeda pilihan, Zahir meyakini hal itu tidak akan mempengaruhi jalannya roda pemerintahan di daerah. Menurutnya, dalam politik berbeda pilihan adalah hal yang biasa.

“Dukung mendukung hal yang biasa, apalagi sebagai kader. Kami tetap profesional,” kata Zahir sesaat setelah dilantik di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro, Medan, Kamis (27/12/2018).

Baca Juga :  Diduga Jatuh, ABK Nelayan Hilang Diperairan Pulau Pandang

Kepala daerah, kata dia, tidak diperkenankan untuk menyatakan dukungan. Namun, ketika cuti hal itu diperkenankan.

Baca Juga : Lantik Bupati-Wakil Bupati Batubara, Gubsu Berpesan soal Imam dan Loyalitas

“Saya kader PDIP dukung Pak Jokowi, sebagai kepala daerah tidak boleh, ketika cuti kan boleh,” sebut Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut ini.

Ia menyadari Kabupaten Batubara memiliki cerita kelam dimasa lalu. Di mana, kepala daerah sebelumnya tersangkut masalah hukum.

Baca Juga :  Gandeng STIT Batubara, 36 Ribu Penerima Bansos BPNT Akan Didata Ulang

“Dalam membangun daerah tidak bisa hanya melihat kebelakang. Pembangunan itu menatap kedepan, yang baik dari sebelumnya diikuti dan yang buruk ditinggalkan. Apa yang akan kami lakukan kedepan akan dituangkan ke dalam RPJMD, ada waktu 6 bulan kedepan untuk menyiapkannya,” tegasnya.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengingatkan agar Bupati dan Wakil Bupati Batubara untuk bekerja sebaik mungkin, dan tidak perlu terlalu memikirkan Pilpres.

“Pilpres sudah ada yang atur. Berpolitik iti hak rakyat, biarkan rakyat memilih sendiri calon pemimpinnya. Tugas Bupati itu membangun desa dan kota,” tegasnya. ***Red

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam Panjang Tanpa Cahaya: Blackout Sumatera Guncang Kehidupan Masyarakat
Mati Lampu 17 Jam, Bak Ibarat Rakyat Mati Suri
Jaga Kondusitifitas, Basri Saragih: IPK Siap Dorong Investor Masuk ke Daerah Batubara
Datuk Lima Puluh Raih Juara Umum, Penutupan MTQ ke-XIX Batubara Berlangsung Meriah
Disnaker Perindag Batubara Kumpulkan Seluruh Agen LPG 3 Kg, Bahas Solusi Kelangkaan Gas Melon
Dipicu Penghalangan Peliputan Kasus Tahanan Kabur, Puluhan Wartawan Batubara Demo Lapas Labuhan Ruku
Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan
Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Malam Panjang Tanpa Cahaya: Blackout Sumatera Guncang Kehidupan Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:14 WIB

Mati Lampu 17 Jam, Bak Ibarat Rakyat Mati Suri

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB

Jaga Kondusitifitas, Basri Saragih: IPK Siap Dorong Investor Masuk ke Daerah Batubara

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:18 WIB

Datuk Lima Puluh Raih Juara Umum, Penutupan MTQ ke-XIX Batubara Berlangsung Meriah

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58 WIB

Disnaker Perindag Batubara Kumpulkan Seluruh Agen LPG 3 Kg, Bahas Solusi Kelangkaan Gas Melon

Berita Terbaru

BATUBARA

Mati Lampu 17 Jam, Bak Ibarat Rakyat Mati Suri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:14 WIB