Bandar Rahmad Putra Tanah Deli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Februari 2021 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Nahkoda Rahmad dihadapkan pada dua kehendak akhirnya memilih mengabdi di kesultanan Deli.

Pada saat penobatannya sebagai orang besar kesultanan Deli, ayahnya Jalaluddin dari celah Rahmad India datang menghadirinya. Nahkoda Rahmad diberi gelar “Syahbandar Rahmad putra tanah Deli”.

Dia, Selalu disebut orang sebagai bandar Rahmad. Selesai penobatan sultan Alamuddin perkasa alam Sultan Deli menjadikan bandar Rahmad sebagai anak angkatnya.

Dalam perjalanan waktu, Baginda Umar Saragih raja kerajaan Padang (bandar kalifah) diberi raja kerajaan Siak negeri Bedagai sebagai hadiah atas bantuannya memenangkan perebutan kekuasaan antar ahli waris kerajaan Siak setelah raja Kecik meninggal dunia.

Datuk Gundak dan panglima hitam Lakim dipercayakan raja Padang untuk memimpin negeri Bedagai.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Lepas Ratusan Rider Trabas

Kesultanan Serdang yang tidak senang negri Bedagai di kuasai Baginda Umar Saragih melakukan penyerbuan dan menawan Datuk Gundak penguasa negri Bedagai. Sementara panglima hitam Lakim dapat lolos melarikan diri dan mengadukan halnya ke sultan Alamuddin penguasa negri Deli.

Baginda kesultanan Deli menyerahkan perebutan negeri Bedagai ke bandar Rahmad. Oleh beliau dibantu para panglima kesultanan merancang penyerbuan ke negri Bedagai.

Baca juga : Cerita Bandar Rahmad Pelaut Handal dan Pembesar Negeri Pesisir

Satu tahun setelah itu penyerbuan ke negri Bedagai dilakukan. Tanpa perlawanan yang berarti negri Bedagai dapat ditaklukkan.
Atas keberhasilan itu Sultan Deli menyerahkan negeri Bedagai kepada bandar Rahmad.

Pada saat pelantikannya sebagai penguasa negeri Bedagai, bandar rahmad meminta besannya Datuk Husin, Datuk kedatukan bogak batubahara untuk menengok nengokkan negri Bedagai yang telah dikuasainya, karena tugasnya sebagai orang besar negri Deli tidak bisa dilepaskannya.

Baca Juga :  Lagi, Zahir Kembali Dianugerahi Sebagai Tokoh Peduli Kesehatan

Bandar Rahmad tidak memiliki anak dengan istri pertamanya cik hitam zauziyah yang dibawanya selama ini dalam kapal perniagaannya.

Bandar Rahmad betkhawin yang kedua dengan cik Nalang orang Bedagai. Dari Istri ini bandar Rahmad mendapat anak sulung lelaki yang diberinya nama Muhammad Basyir.

Sementara itu bandar Rahmad betkhawin lagi dengan cik Syamsiah anak raja kerajaan pesisir Siak. Dari perkawinan ini bandar Rahmad dikaruniai anak lelaki yang diberinya nama Muhammad baki.

Anaknya yang dibatubahara inilah yang betkhawin dengan anak Datuk Husin Datuk kedatukan negri Bogak. ***ET

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Berita Terbaru