Warga Perumnel Dambakan Sertifikat Tanah Dari Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Januari 2021 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) warga perumahan nelayan (Perumnel) Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara (Sumut) mendambakan sertifikat tanah perumahan yang telah dihuni mereka puluhan tahun lamanya.

“Sejak tahun 1991 Pemkab Asahan atas usul Camat Talawi Ibrahim Usman membangun sebanyak 60 rumah di atas lahan seluas 2 hektar. Perumahan ini diperuntukkan bagi masyarakat nelayan yang berada di kawasan itu,” Kata Usman 57, kepada zulnas.com, Selasa, (19/1/2021).

Usman menjelaskan, rumah tersebut didirikan perkopel. Setiap kopel 2 rumah dengan ukuran 5×7 meter dengan luas tanah 132 meter dan terbuat dari papan dan atap nipah.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Nasional, TP.PKK Labuhanbatu Mendapat Juara Tiga

Perumahan itu kemudian dilengkapi tangkahan, gudang dan tambat labuh langsung di depan rumah, namun perumahan itu tidak memiliki pasilitas penerangan listrik PLN.

Kawasan perumahan nelayan (Perumnel) Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. (foto : zulnas)

Lebih jauh Usman mengatakan awalnya warga perumahan dikenakan cicilan bervariasi antara 250 -700 rupiah perbulan. Namun tak sampai 2 tahun cicilan itu tak pernah lagi dikutip.

“Apakah sudah dianggap lunas? Atau memang semestinya tak ada cicilan atau ada hal yang lain? Warga tidak mengetahuinya dengan pasti.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2019, Rafik Jual Terompet Bantu Keluarganya

Pantauan zulnas.com, perumahan nelayan terlihat sebagian besar telah direnovasi berdinding batu, namun lokasi tambat labuh sudah tak bisa dimanfaatkan karena tertimbun tanah. Menurut warga lumpur menimbun dibawa air pada saat kejadian tsunami Aceh lalu.

Usman dan warga setempat berharap setelah 29 tahun perumahan nelayan ini mereka tempati sertifikasi tanah hendaknya diserahkan kepada mereka.

“Pileg dan pilkada yang lalu kami dijanjikan itu, semoga janji itu dipenuhi” ujar Usman dan warga berharap. ***Et

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Berita Terbaru