Disdik Batubara Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ilyas : Mari Pahami Sejarah Perjuangan Nabi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2019 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Nabi Muhammad SAW dalam menciptakan perubahan sangat luar biasa, dengan penuh kedamaian, dengan hati dengan ahlakul karimah, santun dan karena itulah Muhammad berhasil mengubah masyarakat Jahiliyah menjadi masyarakat khairul ummah yang terbaik yang disebut dalam al quran, umat terbaik yang lahir untuk manusia, itulah Muhammad SAW.

Demikian dikemukakan Bupati Batubara Ir Zahir melalui Plt. Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus saat memberikan sambutan dalam Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Desa Kerupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, 26/11/2019.

Menurut Ilyas, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M ini mengangkat tema “Momen meningkatkan kasih sayang, mengutamakan kebenaran, menjunjung tinggi toleransi dalam upaya membentuk insan Batubara yang cerdas, berkarakter dan berbudaya,”

Ilyas mengatakan, sejarah kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW adalah salah satu peristiwa penting masa kenabian yang diperingati secara luas umat Islam, mulai dari gang, lorong, desa, kecamatan, kabupaten sampai ke istana Negara Indonesia diperingati termasuk hari ini ditanah yang bertuah Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara.

Masih menurut Ilyas, ‘’Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mempunyai makna yang mendalam bagi kehidupan umat Muslim, karena bulan ini sangat luar biasa khususnya dan umat manusia pada umumnya,” ujar Ilyas.

Baca Juga :  Merasa di 'PHP', Eks Penyelenggara Pemilu 2019 Pertanyakan Dana Santunan?
Plt kadisdik Batubara, Ilyas, Al ustaz Samin Pane dan dihadiri oleh guru dan kepala sekolah di Batubara

Dikatakannya, bahwa bulan Rabiul awal adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan manusia, karena telah lahir sorang pemimpin ummat manusia yang merupakan rahmad bagi sekalian alam semesta.

Melalui Nabi Muhammad SAW, Allah menunjukkan manusia menuju alam yang penuh dengan cahaya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, tambah ncekli safaan akrab Ilyas.

Oleh karenanya bulan Rabiul Awal kita jadikan Media dan sarana dalam mengumpulkan kaum muslimin melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M dengan tujuan untuk menanamkan, memupuk, dan menambah rasa cinta (Mahabbah) kita kepada Rasullullah SAW untuk mengungkap kembali sejarah kehidupan Rasullullah SAW untuk di teladani baik dalam bidang sosial, akidah sekaligus menggugah kembali kesadaran kita khususnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan dinas pendidikan agar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT lebih mantap, untuk pengabdian terhadap negara dan bangsa khususnya dalam dunia pendidikan. tambah ilyas.

“Mari kita fahami kembali sejarah perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW, dan mengimplementasikannya pada dunia pendidikan sehingga generasi muda dan juga pegawai Disdik bisa memahami dan mengerti menjadi pedoman hidup. Ini bukan hanya kegiatan serimoni, hanya melepas beban, tapi petik hikmahnya,”pinta ilyas.

Baca Juga :  Basri Saragih: Aksi GERBRAK Seret Nama Baharuddin, Kami Anggap Propaganda Politik Murahan

Ustadz Drs H Samin Pane MA dalam tausia singkatnya memberikan gambaran tentang tugas dan sifat nabi semasa menyebarkan agama Islam.

Al ustaz Samin Pane saat menyampaikan tausiah pada acara Maulid Nabi SAW Douala disdik Batubara

Selama menyampaikan isi ceramah ustad Sampan panggilan akrab Ustad Samin Pane, tak jarang sang Ustadz membuat para jemaah tertawa, namun ceramahnya tak lepas dari kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Pane juga menyampaikan empat pesan kepada seluruh yang hadir, pertama jangan kerjakan semua kerjaan. Artinya jangan kerjakan bukan pada bidangnya. Kedua, jangan belanjakan semua yang ada, ketiga lupakan kebaikan kita dan ingat kebaikan orang, keempat ingat kejahatan kita, lupakan kejahatan orang.

“Tugas Nabi itu merubah yang ingkar menjadi beriman, yang bodoh menjadi pintar. dan sifat Nabi ada empat, yaitu Shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercayaya), Tabligh (menyampaikan), Fhatonah (Cerdas).

Semoga kedepannya daerah ini mendapat barokah ditangan kepemimpinan Bupati Ir Zahir MAP, sehingga Batubara tidak cuma dihitung hitung, tapi harus menjadi Kabupaten diperhitungkan,” jelas Ustadz.

Hadiri pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW selain Plt Kadisdik Ilyas S Sitorus SE MPd, Wakapolres Batu Bara Kompol H. Herwansyah Putra, S.H., M. Si, Pejabat Dilingkungan Disdik Kabupaten Batu Bara, Korwas Admin, Pengurus MKKS, K3S, Kepala Sekolah dan perwakilan guru dibawah naungan Disdik Batu Bara. ***Yas

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?
Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah
Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi
SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Berita Terbaru