Zulnas.com,Labuhanbatu — Polemik hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) II Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Labuhanbatu terus bergulir Kubu Hasnah Putri Jaya Siregar menggelar konferensi pers di salah satu kafe di Kota Rantauprapat, Rabu (21/10/2026), untuk menegaskan kemenangannya sebagai Ketua KORMI Labuhanbatu periode 2026–2031.
Konferensi pers tersebut digelar menyikapi isu yang beredar bahwa hasil pemungutan suara di Hotel Platinum Rantauprapat pada Kamis (15/10/2026) berakhir imbang 7–7.
Juru bicara tim pemenangan Hasnah Siregar menyebut isu hasil imbang tersebut tidak utuh dan keliru . Ia menjelaskan, dinamika sempat terjadi saat perolehan suara awal menunjukkan angka 7–7.
Namun, menurutnya, pimpinan sidang selaku Ketua Steering Committee (SC), Irwan,, bersama Organizing Committee (OC), serta disaksikan pengurus KORMI Sumatera Utara, memutuskan untuk merujuk pada dokumen persyaratan materiil, yakni surat dukungan tertulis dan pakta integritas calon.
“Kubu kami sejak awal pendaftaran telah mengantongi sembilan surat dukungan resmi dari total 14 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) pemilik hak suara, sementara pihak lawan lima Inorga,” ujarnya dalam konferensi pers tersebut.
Ia menjelaskan, pergeseran suara menjadi 7–7 terjadi karena dua Inorga yang sebelumnya memberikan dukungan tertulis kepada Hasnah Siregar berbalik arah di bilik suara.
Atas dasar itu, forum menerapkan Poin 6 Pakta Integritas yang telah ditandatangani para ketua Inorga di atas meterai. Dalam poin tersebut disebutkan bahwa apabila terbukti melakukan pelanggaran komitmen, seperti dukungan ganda atau pelanggaran etik, suara Inorga tersebut dinyatakan tidak berlaku atau gugur.
“Berdasarkan kesepakatan bersama pimpinan sidang, SC, OC, dan disetujui KORMI Sumut, dua suara yang melanggar Pakta Integritas itu dinyatakan gugur. Sehingga, hasil akhir yang sah adalah tujuh suara untuk Hasnah Siregar dan lima suara untuk Juliana Munthe,” tegasnya.
Pihaknya juga menunjukkan penyerahan Bendera Pataka KORMI oleh pengurus KORMI Sumatera Utara kepada Hasnah Putri Jaya Siregar di lokasi Muskab sebagai simbol pengakuan dan legalitas.
Tim pemenangan turut mengimbau pihak yang belum menerima hasil musyawarah agar menggunakan mekanisme organisasi yang berlaku dan menghindari polemik berkepanjangan di ruang publik.
Mereka menyatakan tetap membuka ruang bagi pihak lain untuk bergabung membangun olahraga masyarakat di Labuhanbatu, sekaligus menegaskan kesiapan menghadapi proses hukum apabila muncul sengketa. Ce Ha












