Zulnas.com, Batubara — Duka akibat kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia, kawasan KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, masih menyelimuti keluarga tiga warga Kabupaten Batubara yang menjadi korban.
Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian bersama PT Evyap Sabun Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan dan santunan kepada keluarga para korban.
Penyerahan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (8/9/2026).
Ketiga korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.10 WIB di kawasan industri KEK Sei Mangkei.
Mereka masing-masing Mhd. Rifaldy, Nasri Effendi, dan Sumadi, yang merupakan pekerja kontraktor.
Bagi keluarga, bantuan tersebut bukan sekadar angka. Di tengah kehilangan orang yang menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga, santunan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup dan masa depan ahli waris.
PT Evyap Serahkan Rp700 Juta per Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, PT Evyap Sabun Indonesia memberikan bantuan sebesar Rp700 juta kepada masing-masing keluarga korban.
Selain bantuan dari perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan sesuai ketentuan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Adapun santunan yang diterima masing-masing ahli waris yakni:
Mhd. Rifaldy, ahli waris Devi, menerima total santunan Rp301.696.000.
Nasri Effendi, ahli waris Mhd. Diki Wahyudi, menerima total santunan Rp295.696.000.
Sumadi, ahli waris Neni Maya Sari, menerima total santunan Rp518.218.000.
Dengan demikian, selain bantuan dari PT Evyap, keluarga korban juga mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Tidak hanya santunan, anak-anak para korban juga mendapatkan manfaat beasiswa pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati: Semoga Meringankan Beban Keluarga
Bupati Batubara Baharuddin Siagian menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia kemudian berharap bantuan dan santunan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Pemerintah Kabupaten Batubara turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kita berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Baharuddin.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan sedikit meringankan beban yang dihadapi. Kami juga mendoakan agar para almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan,” katanya.
Perhatian untuk Masa Depan Anak Korban
Pemberian manfaat beasiswa bagi anak-anak korban menjadi salah satu bagian penting dalam santunan BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut diharapkan dapat memastikan musibah yang dialami orang tua tidak kemudian memutus harapan pendidikan anak-anak mereka.
Dengan adanya manfaat pendidikan hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan, keluarga korban setidaknya memiliki dukungan untuk melanjutkan masa depan anak-anak yang ditinggalkan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Batubara, perhatian tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial bersama dalam memastikan keluarga korban tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
Dihadiri Jajaran Evyap, BPJS dan Forkopimda
Penyerahan bantuan turut dihadiri jajaran PT Evyap Sabun Indonesia, antara lain Head of HR Evyap Group Omer Faruk, Penasihat Hukum Evyap Group Gul Yildiz, Corporate Services Director Yunus, Operational Site Director Zulvan, Regional HR Director Farid Basir, Senior Manager HRD Mahbub Handoko Husein, serta Kris selaku lawyer.
Hadir pula Direktur PT Kinra Alwi beserta jajaran.
Dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Kunto Wibowo, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Medan Utara Husaini, Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Rivai Siregar, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kisaran Ferina Burhan, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Siantar Syarifah Wan Fatimah.
Dari unsur Forkopimda turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Wakapolres Batubara, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Batubara.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Batubara, Bupati didampingi Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Nakerperindag, Kepala DPMPTSP, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Tragedi di KEK Sei Mangkei telah merenggut tiga nyawa warga Batubara. Namun, di tengah duka tersebut, dukungan pemerintah, perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi pegangan bagi keluarga untuk kembali menata kehidupan dan memastikan masa depan anak-anak para korban tetap berjalan. (Dan).












