Zulnas.com, — Berkali-kali Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih atas ceramah yang disampaikan Profesor M, Quraish Shihab dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Istana, kemarin.
Presiden Prabowo seperti diberikan pencerahan di tengah kesumpekan situasi; atau seteguk air di tengah terik matahari panas; atau secercah cahaya di ujung lorong gelap yang panjang.
Ceramah Profesor M. Quraish Shihab dalam peringatan Nuzulul Qur’an semalam itu, memang luar biasa. Sistematis, dalam, dan memberikan penguatan hati kepada siapa saja, termasuk Presiden Prabowo.
Wajar saja, Presiden Prabowo berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Profesor M. Quraish Shihab atas ceramahnya itu, saat beliau memberikan sambutan. Seperti sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Profesor M. Quraish Shihab menguraikan istilah kedamaian dalam al-Qur’an. Al-Qur’an, agama Islam, adalah ajaran kedamaian; atau jalan kedamaian. Baik buat umat Islam itu sendiri maupun untuk orang yang bukan umat Islam.
Bahkan, ditegaskan Profesor M. Quraish Shihab, bahwa apabila datang musuhmu menawarkan perdamaian, maka terimalah itu. Kendati dia akan menipumu dengan tawaran perdamaian itu. Serahkan semuanya kepada Allah atas penipuan dia itu.
Penegasan Profesor Quraish Shihab ini, yang berasal dari ayat al-Qur’an, seperti mendukung bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace bikinan Donald Trump, kendati seperti ditipu Donald Trump dengan istilah perdamaian itu sendiri.
Presiden Prabowo sendiri mungkin tak tahu ada ayat seperti itu di dalam al-Qur’an yang ditegaskan Profesor M. Quraish Shihab. Sekali lagi, wajar Presiden Prabowo berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Profesor M. Quraish Shihab dengan ceramahnya itu.
Ditambah pula bahwa setiap orang itu akan diuji oleh Tuhannya, sesuai dengan posisinya masing-masing. Seorang Presiden tentu ujiannya lebih berat daripada orang kebanyakan.
Setiap orang tak akan dibiarkan mengatakan bahwa ia sudah beriman kepada Allah tanpa diuji keimanannya itu. Termasuk para Nabi sekalipun. Bahkan, saking beratnya ujian itu, Nabi dan umatnya sampai berdoa, kapankah pertolongan Allah itu akan datang? Katakanlah, bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat. Begitulah.
Intinya, ceramah Nuzulul Qur’an Profesor M. Quraish Shihab di istana semalam adalah daging semua. Beruntunglah mereka yang sempat mendengar dan menontonnya, khususnya Presiden Prabowo.
Di akhir Profesor M. Quraish Shihab berdoa untuk Presiden Prabowo:
“Kalau Bapak benar-benar ingin mensejahterakan rakyat, maka kami berdoa bisa ikut membantu keinginan Bapak itu. Dan apabila Bapak ingin menegakkan kebenaran dan keadilan, maka kami berdoa agar Bapak dibantu Allah SWT, dan kami pun akan membantu Bapak.” (ERIZAL).












