Aktivis Bertopeng Salvador Dali Demo Inalum Protes PHK Massal Tanpa Pesangon oleh Kokalum

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, BATUBARA – Seorang aktivis bertopeng Salvador Dali menggelar unjuk rasa tunggal di halaman Gedung Kantor PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Kamis (16/10/2025).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan kecaman terhadap tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal tanpa pesangon yang dilakukan oleh PT Dinamika Mandiri Karya (DMK) dan Koperasi Karyawan Inalum (Kokalum) pada tahun 2020–2021.

Aktivis yang menamakan dirinya “Rakyat Pro-Demokrasi” itu tampak mengenakan kostum khas Salvador Dali dan membawa toa pengeras suara, spanduk, serta sejumlah poster bertuliskan tuntutan terhadap manajemen PT Inalum. Ia menuding perusahaan pelat merah dibawah naungan BUMN tersebut turut bertanggung jawab atas nasib ratusan buruh yang di-PHK tanpa pesangon.

“Kesewenangan yang terjadi di organ Inalum haram diabaikan. Jangan jadikan perusahaan milik rakyat ini tempat memelihara karyawan bengis,” teriak aktivis bertopeng di depan gerbang utama PT Inalum.

Dalam aksinya yang berlangsung sekitar satu jam itu, aktivis juga membakar bendera Inalum sebagai simbol perlawanan terhadap praktik ketidakadilan. Ia turut membagikan selebaran berisi pernyataan sikap kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Apakah KPU masih Berpedoman Pada Hasil Pemilu 2019 Atau 2024, Ini Penjelasannya!

Spanduk besar bertuliskan “Inalum Gak Berakhlak” serta poster dengan berbagai kalimat sindiran seperti “Pemeras Keringat Buruh,” “PHK Tanpa Pesangon Butuh Tumbal PT DMK–Kokalum–PT Inalum,” dan “Melati Sarnita Jangan Diam! Stop Lindungi Karyawan Bengis,” turut menghiasi aksi tersebut.

Aktivis itu secara terbuka meminta Direktur PT Inalum, Melati Sarnita, untuk turun tangan dan bertanggung jawab atas dugaan kesewenangan yang dilakukan anak buahnya.

“Direktur Inalum Melati Sarnita, sebagai penyelenggara negara, sampai kapan engkau diam atas penderitaan buruh akibat ulah anak buahmu? Kenapa pelaku tragedi PHK diberi karpet merah dan duduki jabatan strategis di Inalum?” ujarnya lantang.

“Kami hanya menuntut hak, bukan merayap hartamu,” sambungnya.

Dalam orasinya, ia menjelaskan bahwa PT DMK/Kokalum merupakan vendor yang didirikan oleh karyawan Inalum sendiri dan selama ini beroperasi di lingkungan perusahaan pelat merah tersebut. Jabatan penting seperti direktur dan komisaris diisi oleh sejumlah petinggi Inalum.

Baca Juga :  Apresiasi Kinerja Kapolres, LGK Beri Reword ke Polres Batubara

“Selama ini terjadi konflik kepentingan (conflict of interest). Mereka menjabat ganda, satu sisi di Inalum dan sisi lain di DMK maupun Kokalum. Saat perusahaan dinyatakan bangkrut, mereka lepas tangan, sementara para buruh dibiarkan tanpa pesangon,” tegasnya.

Aksi tersebut berakhir dengan damai setelah berlangsung sekitar satu jam. Aktivis itu meninggalkan lokasi sambil menyatakan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan hingga hak-hak buruh yang di-PHK pada 2020–2021 benar-benar diselesaikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Inalum maupun PT DMK/Kokalum belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut.

Terkait aksi tersebut, Humas PT Inalum Muhammad Yani saat dikonfirmasi zulnas.com melaui via telpon tidak menjawab. Humas Inalum terkesan tidak peka terhadap persoalan masyarakat. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara
Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh
TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri
Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini
Bupati Baharuddin Nikmati Indomie Campur Udang Vaname Usai Panen Raya
Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:14 WIB

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:59 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan Dari PMI Provsu

Jumat, 24 Jul 2026 - 09:03 WIB