Abrasi Pantai Kian Parah, Setahun Daratan Tergerus 5 Meter

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 Januari 2019 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan pariwisata Desa Bandar Rahmad sudah abrasi dihantam gelombang air laut, kondisi ini, setiap tahun terus meningkat hingga badan jalan tidak bisa dilalui oleh kenderaan. (Zulnas)

Kondisi jalan pariwisata Desa Bandar Rahmad sudah abrasi dihantam gelombang air laut, kondisi ini, setiap tahun terus meningkat hingga badan jalan tidak bisa dilalui oleh kenderaan. (Zulnas)

Kondisi jalan pariwisata Desa Bandar Rahmad sudah abrasi dihantam gelombang air laut, kondisi ini, setiap tahun terus meningkat hingga badan jalan tidak bisa dilalui oleh kenderaan. (Zulnas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Batubara,Zulnas.com ∼ Tingkat abrasi pantai-pantai di Wilayah Kabupaten Batubara khususnya di Desa Bandar Rahmad Kecamatan Tanjung Tiram dianggap cukup mengkhawatirkan. Dalam setahun, bisa terjadi abrasi pantai hingga mencapai 5 meter.

Pengamat pemerhati lingkungan Taufik Abdi Hidayat memperkirakan gerusan air laut di daratan atau garis pantai bisa sampai 5 meter per tahun, bayangkan jika 10 tahun, tingkat abrasi pantai bisa mencapai 50 meter.

“Kemundurannya bisa sampai lima meter, seperti di jalan Pariwisata Pantai Bunga Desa Bandar Rahmad Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara”, ujar Taufik Abdi Hidayat menanggapi pemberitaan zulnas.com tentang abrasi bunga, minggu (06/01).

Baca Juga :  Meriahkan Hari Jadi Batubara ke-19, IPK Batubara Gelar Motorcross Grasstrack 2025

Sejak Kabupaten Batubara terbentuk pada 2006, penanganan abrasi pantai belum merata dilakukan hampir di semua kecamatan yang wilayahnya pesisir pantai, dengan anggaran yang terbatas.

Berdasarkan data, garis pantai Kabupaten Batubara mencapai 58 Kilo Meter (KM), dari angka itu, diperkirakan setengah garis pantai yang ada di Batubara sudah terkikis oleh abrasi akibat gelombang air laut dan pasang surut.

“kondisi ini harus disikapi serius, apalagi penanganan yang dilakukan oleh pemda setempat masih minim, dikahwatirkan pantai yang ada di Batubara akan terus terkikis oleh gelombang laut”, ungkapnya.

Baca Juga :  PC ISNU Kritik Inalum Soal Pencitraan Perusahaan, Tapi Lupa Dengan Mahasiswa Yang Membutuhkan Uang Kuliah

“Kita tidak pernah belajar dari kesalahan masa lalu. Seharus persoalan batu pemecahan ombak disikapi serius, karena satu tahun abrasi pantai mencapai 5 meter. Bayangkan dalam 10 tahun dipastikan 50 meter bibir pantai abrasi”, ujar Taufik.

Penanganan abrasi pantai bisa dengan penumpukan batu padas, tetapi sifatnya menumpuk dan mencorok ke arah laut, dan yang kedua penghijauan dengan sistem penanaman mangrove didaerah- daerah pesisir pantai.

Teknik pertama, dilakukan dengan penumpukan batu padas dan untuk mangantisipasi datangnya gelombang tegak lurus sedangkan cara kedua, sifatnya mengantisipasi dengan menghidupkan kembali penanaman mangrove untuk menghijaukan jalur pantai.

Tehnik-tehnik yang digunakan diusahakan agar sealami mungkin dan menyatu dengan alam supaya tetap terlihat indah untuk menarik wisatawan, ini karena pantai- pantai identik dengan destinasi pariwisata. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos
Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara
Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu
SMSI Batubara Apresiasi Kinerja Kasat Narkoba AKP Arifin Purba, 46 Kasus Narkoba Terungkap dalam Dua Bulan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Senin, 6 April 2026 - 12:28 WIB

Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 23:21 WIB

Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Rabu, 1 April 2026 - 23:24 WIB

Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 12:52 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:53 WIB