DPRD Batubara Setujui P-APBD 2025, Harmoni Politik Eksekutif-Legislatif Terbangun

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Suasana politik di Kabupaten Batubara kembali menunjukkan sinyal positif. Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batubara kompak menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.

Persetujuan itu dicapai dalam Rapat Paripurna DPRD di Lima Puluh, Selasa (30/9/2025), yang dipimpin langsung Ketua DPRD M. Safi’i didampingi Wakil Ketua DPRD Tengku Rodial.

Kompaknya fraksi-fraksi DPRD dalam memberikan “lampu hijau” memperlihatkan adanya keselarasan politik antara legislatif dan eksekutif. Tidak ada suara sumbang, semua sepakat menandatangani persetujuan bersama dengan Wakil Bupati Batubara, Syafrizal, SE, M.AP.

“Ini adalah wujud kerja sama dan dukungan dewan terhadap program pembangunan daerah. Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Batubara, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Syafrizal dalam sambutannya sebagaimana rilis kominfo Batubara.

Persetujuan P-APBD ini bukan sekadar urusan teknis anggaran. Di baliknya, tersirat adanya konsolidasi politik yang mulai terbangun di Batubara. Seluruh fraksi DPRD menunjukkan kebulatan sikap, seakan ingin menegaskan bahwa stabilitas politik menjadi kunci bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg

Kondisi ini sekaligus menjadi indikator bagaimana relasi antara Bupati-Wakil Bupati dengan DPRD berjalan harmonis, terutama menjelang tahun politik 2029 yang akan datang. Keberhasilan menggolkan P-APBD tanpa gesekan menjadi “modal politik” bagi eksekutif dalam menjaga citra stabilitas pemerintahan.

Dalam pidatonya, Syafrizal menegaskan penyusunan P-APBD 2025 tetap mengedepankan prinsip anggaran berbasis kinerja dengan pendekatan value for money — efektif, efisien, dan ekonomis. Pernyataan ini sekaligus menguji komitmen politik pemerintah daerah dan DPRD: apakah mereka benar-benar konsisten menyalurkan anggaran sesuai kebutuhan rakyat atau justru terjebak pada kompromi politik pragmatis.

“Masih banyak persoalan strategis yang harus ditangani pemerintah daerah. Semua itu perlu didukung politik anggaran yang berpihak pada rakyat,” tegas Syafrizal.

Baca Juga :  Pimpin Batubara 6 Bulan Kedepan, Pj Bupati Heri Wahyudi Diminta Jadi Suri Teladan

Sayangnya, dalam rilis Dinas Kominfo Batubara, persetujuan bersama antara Eksekutif dan legislatif dalam paripurna tersebut tidak meriliskan angka-angka detail dalam belanja pembangunan.

Persetujuan bulat DPRD terhadap P-APBD 2025 memang memberi sinyal stabilitas politik di Batubara. Namun, stabilitas ini juga menyimpan tantangan: bagaimana suara kritis dari rakyat tetap tersalurkan di tengah kompaknya elite politik. Jika semua fraksi selalu sepakat tanpa dinamika berarti, muncul pertanyaan: apakah DPRD benar-benar mengawal aspirasi publik atau lebih sibuk menjaga harmoni politik dengan eksekutif?

Dengan penetapan Ranperda menjadi Perda, Batubara memasuki babak baru pengelolaan anggaran 2025. Sementara masyarakat menunggu, apakah harmoni politik ini benar-benar akan menghasilkan pembangunan yang sejalan dengan visi “Batubara Bahagia,” atau sekadar harmoni di atas kertas. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB