Jama’ah Sholat Idul Fitri di Mesjid Ukhuwah Islamiah Melimpah Ke badan Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 April 2023 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jama'ah Sholat Idul Fitri di Mesjid Ukhuwah Islamiah Desa Bogak melimpah ke badan jalan

Jama'ah Sholat Idul Fitri di Mesjid Ukhuwah Islamiah Desa Bogak melimpah ke badan jalan

Zulnas.com, Batubara — Jama’ah Sholat Idul Fitri di Mesjid Ukhuwah Islamiah Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara melimpah ke Pasar, Sabtu (22/4/2023).

Salingkan padatnya, ratusan jama’ah Sholat Idul Fitri tersebut hingga melimpah ke badan jalan beringin. Sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan tertib, meskipun para jama’ah memanfaatkan badan jalan, namun tidak menyurutkan nilai ibadah yang dilakukan.

Pantauan zulnas.com, Sholat Idul Fitri kali ini dipandu oleh Imam Al Ustadz Soleh. Setelah selesai melaksanakan sholat, Ustadz Soleh kemudian memberikan tausiyah agama sambil mengumandangkan takbiran hari raya.

Baca Juga : Renovasi Mesjid Ukhuwah Islamiyah, Butuh Dermawan

Baca Juga :  Hari Pertama Bertugas, Pj. Bupati Batubara Nizhamul 'Sidak' ke Kantor Camat Talawi

Ratusan jama’ah pria dan wanita juga terlihat berjejer melalui Sap memanjang, dengan suasan sedikit panas, hingga jama’ah yang sholat di badan jalan disinari matahari yang terbit pagi.

Ustadz Soleh menyampaikan tausiah agama dalam perspektif nilai puasa dan momentum hari raya. Momen tersebut dititik beratkan pada aspek menyampaikan permohonan maaf dan saling memaafkan.

Ustadz juga menyampaikan sebuah kisa Rasulullah dalam konteks beribadah kepada Allah SWT. Tak lupa ustadz juga menyampaikan sebuah perjuangan peran kedua orang terhadap anak-anak yang dibesarkan hingga dewasa.

Baca Juga : Melihat Mesjid Jami’ Salah Satu Mesjid Tertua di Batubara

Baca Juga :  Heboh! Buaya Bermunculan di Sungai Batubara, Warga Cemas dan Viral di Medsos

Sekedar diketahui, mesjid Ukhuwah Islamiah adalah salah atau mesjid tertua di Desa Bogak. Setiap menjelang puasa dan hari raya, jama’ah mesjid tersebut semakin meningkat sehingga mesjid tersebut di renovasi untuk dibesarkan dua tingkat.

Mesjid yang memiliki kapasitas 400 jamaah yang berada di kawasan padat penduduk ini sangat mendesak direnovasi karena sudah tidak lagi mampu menampung jema’ah terutama sholat fardhu Jumat, dan sholat hari raya setiap tahunnya.

Proses renovasi ini seringkali tersendat dikarenakan mengandalkan dana dari swadaya masyarakat baik sumbangan dari rumah ke rumah maupun dari tangkahan hasil laut. ***Dan.

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Berita Terbaru