PT Socfindo Terkesan Tertutup, Petani : Luas Lahan HGU Dipertanyakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani di Kecamatan Lima Puluh mendesak kepada pihak pemerintah setempat agar melakukan pengukuran ulang terhadap lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola oleh pihak PT. Socfindo. Selasa (18/10/2022).

Menanggapi ihwal tersebut, DPRD Kabupaten Batubara akan segera menyurati Kementerian Aqraria dan Tata Ruang (ATR) RI yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pertanahan dengan harapan dapat memberikan jawaban.

Kemungkinan langkah yang dilakukan tidak prosedural, namun diharapkan dapat memberikan jawaban, terkait luas lahan HGU yang diukur ulang guna menindaklanjuti tuntutan masyarakat kelompok tani.

“Ini harapan kita. Jika langkah yang bakal dilakukan ini, kemungkinan tidak sesuai prosedur, namun Kementerian Agraria dapat memberikan jawaban, terkait hasil pengukuran ulang tahap pertama yang dilakukan stakeholder terkait,” sebut Ketua DPRD Kabupaten Batubara, M. Syafi’i, SH kepada waspada.id, Senin (17/10).

Baca Juga :  Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, hal ini perlu dilakukan demi azas transparansi, sejalan untuk merespon tuntutan masyarakat kelompok tani jika luasnya benar adanya sebagaimana tertera di HGU.

Dan jika tidak, apa yang dituntut masyarakat benar adanya, dan ini perlu dicari solusi penyelesaian bersama. Sebab di antara lahan kini masih menyimpan sengketa dengan dua kelompok tani (Koptan) Tanah Perjuangan Desa Simpang Gambus dan Karang Makmur, Desa Sumber Makmur.

Dalam kaitan ini, Komisi I DPRD Kabupaten Batubara maupun Komisi A DPRD Sumatera Utara telah melakukan rapat dengar pendapat gabungan bersama stakeholder terkait yang dilanjutkan dengan melakukan kunjungan kerja ke lapangan, menyusul HGU PT Socfindo Tanah Gambus yang akan berakhir pada 2023 mendatang.

Setiap rangkaian pertemuan lanjut Syafi’i, pihak PT Socfindo tidak dapat menjelaskan hasil pengukuran ulang yang dilakukan dengan alasan bukan kewenangannya, sehingga hal ini memicu imej negatif di tengah-tengah masyarakat, khususnya yang bermukim di desa sekitar HGU perusahaan itu.

Baca Juga :  Banjir dan Limbah di Sungai Kanal, Manager TIU : Jangan Saling Menyalahkan

Pengukuran ulang merupakan bagian dari persyaratan dalam upaya proses perpanjangan HGU, dan hal ini perlu untuk dibuka secara terang terangan, sehingga luasnya dapat diketahui publik. Sebab dari luas lahan HGU PT Socfindo 3.373 hektar, masyarakat serta kelompok tani menduga melebihi dari yang ada.

Menurutnya, sengketa lahan antara PT Socfindo Tanah Gambus dengan dua kelompok tani hingga kini belum menemui titik terang, bahkan dikhawatirkan dapat memicu terjadinya konflik yang berkepanjangan.

Sebagaimana yang terjadi, salah satu akses jalan pernah diputus sepihak, kendati kini telah diperbaiki secara mandiri oleh masyarakat. ***Has

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:53 WIB

Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis

Berita Terbaru