Heboh, Semula Dikira Uap Gas, Ternyata Hanya Korslet Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 September 2021 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Munculnya hawa panas (uap panas) yang semula diduga mengeluarkan gas tanah di bawah rumah warga Dusun VIII Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara ternyata hanya korslet listrik, Minggu (5/9/2021).

Menurut informasi yang dihimpun, rumah milik Dedi yang terdapat di jalan Merdeka simpang empat Kecamatan Talawi itu baru saja dalam proses perehapan. Pihak tukang baru saja memasang keramik pada bagian dapur rumah tersebut.

Setelah selesai pemasangan lantai keramik, tak berselang lama terlihat ada empat keping keramik yang menimbulkan uap panas, selama tiga hari uap panas tersebut semakin tinggi, hingga akhirnya pemilik rumah membeberkan kepada pemerintahan desa sehingga membuat geger warga se Kabupaten Batubara.

Baca Juga :  Tahun Baru Tahun Ini, Gak Boleh Main Kembang Api

Baca Juga : Hawa Panas Muncul Dirumah Toko, Warga Heboh

Atas kejadian aneh itu, muncul spekulasi sejumlah pendapat dari kalangan pejabat. Ada yang menyebut uap panas tersebut merupakan penomena alam, ada yang menyebut minyak campur gas, ada juga yang berpendapat karena korslet listrik.

Cerita tersebut terus berkembang ditengah- tengah masyarakat hingga membuat geger sejumlah kalangan, bahkan pemilik rumah awal datang berkunjung kembali kerumah tersebut dan bercerita tentang penomena alam.

Baca Juga : Hawa Panas Yang Muncul di Ruko Masih Misterius

Usut punya usut, alih-alih ternyata rumah kediaman Dedi yang dikontrakkan untuk usaha perabot tempahan kaca lemari dan alumunium itu hanya lah korslet listrik karena baru saja dalam perehapan.

Baca Juga :  Santuni 340 Anak Yatim, Oky Minta Didoakan agar Bisa Amanah
Petugas BPBD Batubara saat mengkawal rumah yang smeula diduga membahayakan karena uap panas disalah satu keramik lantai, hingga dikawal ketat oleh petugas dan bergaris Police Line, Sabtu (4/9/2021)

Sebelumnya, Berbagai spekulasi dugaan berupa gas dan minyak juga menjadi perbincangan hangat warga saat melihat lokasi itu.

Karena lokasi rumah tersebut terdapat di persimpangan jalan merdeka Kecamatan Talawi sehingga sejumlah warga yang melintas dijalan itu pun berhenti dan datang hingga ramai dikunjungi.

Hingga Sabtu malam pukul 23.00 Wib warga masih ramai melihat lokasi rumah tersebut. Sedangkan pihak polisi sudah memberikan garis polis line, dan petugas BPBD juga mengawal ketat dilokasi rumah tersebut. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT
DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras

Berita Terbaru