Al Washliyah Sumut Sindir Pemkab Deli Serdang: 20 Tahun Pakai Tanah Wakaf, Sebut Ingkar Janji

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Deli Serdang – Perseteruan antara Pimpinan Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara (PW Al Washliyah Sumut) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memanas. Ketua PW Al Washliyah Sumut, Ustaz Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, menilai Pemkab Deli Serdang tidak tahu berterima kasih dan telah mengingkari janji terkait penggunaan lahan milik Al Washliyah di Galang.

Tanah seluas kurang lebih 35.500 meter persegi itu telah digunakan Pemkab selama lebih dari 20 tahun untuk membangun dan mengoperasikan SMP Negeri 2 Galang. Namun kini, kata Dedi, pemerintah daerah justru bertindak sepihak dengan menghentikan perjanjian pinjam pakai tanpa persetujuan Al Washliyah.

“Kalau memang Pemkab Deli Serdang masih ngotot, silakan angkat gedung dan bangunannya. Tapi jangan gunakan satu jengkal pun tanah milik Al Washliyah. Harus tegas, siapa yang punya, siapa yang menumpang,” tegas Dedi, Minggu (18/5/2025).

Baca Juga :  Desember, KPS Batubara Deklarasi dan Gelar Dialog Publik 

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada masa Penjabat Bupati Ir. Wiriya Alrahman, permasalahan ini sudah menemui titik terang. Kesepakatan pinjam pakai bahkan telah dituangkan dalam perjanjian resmi antara Dinas Pendidikan dan PD Al Washliyah Deli Serdang pada tahun 2024. Dalam perjanjian itu, gedung SMPN 2 Galang telah dipindahkan dan lahan dikembalikan untuk digunakan Al Washliyah sebagai sarana pendidikan.

Namun, situasi berubah sejak Bupati Asri Ludin Tambunan menjabat. Melalui surat bernomor 800/2206/SKR/2025 tertanggal 15 April 2025, Dinas Pendidikan meminta penghentian pinjam pakai gedung. Kemudian pada 5 Mei, surat kedua dilayangkan yang meminta agar gedung tersebut dikosongkan.

Dedi menilai langkah itu tidak sah karena pembatalan kerja sama tidak bisa dilakukan sepihak. Terlebih, tanah yang dipermasalahkan merupakan tanah wakaf yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  Sambut Hari Pahlawan, Sapma IPK Batubara Bagikan 1000 Masker

“Tanah wakaf tidak boleh dipindah atau dialihkan. Kami berkomitmen mempertahankan tanah ini sebagai amanah dan tanggung jawab organisasi. Ini soal marwah dan hukum,” katanya.

Dedi juga menyentil sikap Pemkab yang dinilainya tidak adil. Ia menyebut selama dua dekade memakai tanah Al Washliyah, Pemkab tidak pernah membayar sewa. Bahkan putusan Mahkamah Agung telah memerintahkan pembayaran sewa, yang hingga kini belum dipenuhi.

“Pemkab seharusnya berterima kasih. Sudah diberi tempat membangun sekolah, tidak membayar sewa, kini malah seolah-olah kami yang merebut aset mereka. Ini logika yang salah,” tegas senator asal Sumut ini.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut aset pendidikan, status tanah wakaf, dan etika pemerintah dalam menghargai komitmen serta kontribusi ormas keagamaan. Al Washliyah menegaskan akan terus memperjuangkan haknya sesuai dengan hukum dan nilai keadilan. (Imam).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:53 WIB

Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Polres Labuhanbatu Gelar Warung Polri Presisi Minggu Ke-24

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:37 WIB