Bunda PAUD Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita Raih Penghargaan Nasional Widya Dharma Pratama 2025

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Kilauan lampu kristal di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Kamis (13/11/2025), menjadi saksi hadirnya para tokoh inspiratif pendidikan anak usia dini dari seluruh Indonesia. Di tengah ratusan undangan, satu nama dari Sumatera Utara mencuri perhatian: Bunda PAUD Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, yang menerima Penghargaan Widya Dharma Pratama 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Acara Penuh Kehangatan & Makna

Puncak acara turut dihadiri istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Kehadiran mereka memberi nilai tersendiri, menjadi bentuk penghormatan bagi para Bunda PAUD yang berperan penting dalam pembentukan karakter generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan penghargaan mendalam terhadap kiprah para Bunda PAUD.

“Bunda PAUD adalah inspirasi dalam membangun generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Pengakuan tersebut terasa sangat berarti bagi Maya Hasmita—sebuah apresiasi atas kerja keras yang selama ini dilakukan bersama para kader, guru, serta tenaga pendidik PAUD di Labuhanbatu.

Baca Juga :  Anjangsana ke Panti Asuhan, Ini Yang Dilakukan Pemkab Labuhanbatu

Labuhanbatu Tampil Menonjol di Tingkat Nasional

Di bawah pendampingan Maya Hasmita, PAUD di Labuhanbatu berkembang pesat dengan berbagai inovasi layanan berbasis holistik integratif. Konsep PAUD tidak lagi sekadar belajar membaca atau berhitung, tetapi menitikberatkan aspek kesehatan, gizi, perlindungan anak, stimulasi tumbuh kembang, hingga keterlibatan keluarga dan masyarakat.

Pendekatan inilah yang membuat Labuhanbatu menjadi daerah rujukan dalam implementasi PAUD HI. Konsistensi program, pendampingan yang terstruktur, serta partisipasi lintas sektor membuat Labuhanbatu menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Utara yang meraih penghargaan Widya Dharma Pratama untuk kategori non-3T.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Labuhanbatu dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini.

Dukungan dari Pusat untuk Para Pejuang Pendidikan Awal

Sebelum puncak penganugerahan, Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bunda PAUD di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kualitas layanan PAUD merupakan fondasi penting pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Pendidikan anak usia dini yang bermutu adalah pilar utama pembangunan SDM Indonesia,” tegas Gogot.

Ia juga memberi apresiasi khusus kepada daerah-daerah yang mampu menerjemahkan kebijakan pusat menjadi program yang berdampak nyata—salah satunya Labuhanbatu.

Baca Juga :  Ketua Mapan RI Labuhanbatu Raya : Calon Pemimpin Harus Bebas Dari Narkoba

Kehadiran Para Pejabat Labuhanbatu Penuhi Ruang Kebanggaan

Pada momen penganugerahan tersebut, sejumlah pejabat daerah turut hadir mendampingi, di antaranya Kadis Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Kabag Protokol, Ketua Pokja PAUD Nurleha, serta jajaran lainnya. Sorot mata mereka menunjukkan rasa bangga atas capaian yang diraih Bunda PAUD Labuhanbatu.

Penghargaan ini bukan milik satu orang saja, melainkan hasil kolaborasi banyak pihak yang peduli pada pendidikan anak usia dini.

Bukti bahwa Komitmen Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Penghargaan Widya Dharma Pratama 2025 menjadi tonggak penting bagi Labuhanbatu dalam membangun generasi masa depan. Di balik tepuk tangan dan lampu panggung malam itu, ada kerja keras bertahun-tahun, kerja sama lintas sektor, dan dedikasi tanpa pamrih dari para guru, kader, dan Bunda PAUD.

Bagi Maya Hasmita, penghargaan itu adalah pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam merawat pendidikan anak usia dini akan selalu meninggalkan jejak besar bagi masa depan Labuhanbatu. (Ceha).

Berita Terkait

Tangan Hitam Berbalut Emas
Makna Simbol “Perempuan dalam Lingkaran” yang Kian Banyak Dibicarakan
Di Tengah Dunia yang Bergegas, Novel Hadir Sebagai Tempat Bernapas Terakhir
Wartawan Labuhanbatu Kompak Galang Donasi Korban Bencana Sumatera-Aceh
Ketika Rasa Tinggal di Antara Kata yang Tak Pernah Terucap
Erni Manja Hasibuan Terpilih sebagai Ketua PWI Labuhanbatu 2025–2028
Diremehkan? Jadikan itu ‘Bahan Bakar’
Enam Warga Labuhanbatu Ditemukan Meninggal Akibat Longsor di Taput
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:14 WIB

Tangan Hitam Berbalut Emas

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:56 WIB

Makna Simbol “Perempuan dalam Lingkaran” yang Kian Banyak Dibicarakan

Senin, 8 Desember 2025 - 16:53 WIB

Di Tengah Dunia yang Bergegas, Novel Hadir Sebagai Tempat Bernapas Terakhir

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:57 WIB

Wartawan Labuhanbatu Kompak Galang Donasi Korban Bencana Sumatera-Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 00:53 WIB

Ketika Rasa Tinggal di Antara Kata yang Tak Pernah Terucap

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Tangan Hitam Berbalut Emas

Sabtu, 13 Des 2025 - 22:14 WIB

Asahan

Pemkab Asahan Gelar Operasi Pasar Jelang Nataru 2026

Selasa, 9 Des 2025 - 22:04 WIB