Wabup Syafrizal Minta Kementrian ATR/BPN Tunda Perpanjangan HGU PT Socfindo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Wakil Bupati (Wabup) Batubara Syafrizal Ramli mengaku Pemerintah Kabupaten Batubara telah resmi melayangkan surat kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk meminta penundaan proses perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Socfin Indonesia (Socfindo) Lima Puluh dan Tanah Gambus Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara

Langkah ini diambil lantaran PT Socfindo dinilai belum mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batubara, yang mengatur secara tegas pemanfaatan ruang termasuk di atas areal perkebunan perusahaan tersebut.

“Ada areal jalan arteri sepanjang 100 meter kiri-kanan dari Simpang Gambus menuju Limapuluh yang masih masuk dalam HGU PT Socfindo. Padahal area itu sudah ditetapkan dalam RTRW sebagai wilayah jalan strategis,” tegas Wakil Bupati Batubara, Syafrizal SE, MAP, sebagaimana dilansir di media Sumutpos, Rabu (23/4/2025).

Baca : Luas Lahan HGU PT Socfindo Tanah Gambus Disoal, Pemkab Batubara Diminta Bentuk Tim

Baca : Socfin Cabut Gugatan, Pembangunan Kantor Bupati Batubara Dimulai Tahun ini

Syafrizal menjelaskan, Perda RTRW Batubara telah sah dan legal karena telah melalui eksaminasi dari Kementerian ATR/BPN sejak 2021. Oleh karena itu, Syafrizal meminta PT Socfindo tunduk dan patuh pada aturan daerah, bukan malah berpatokan pada RTRW Provinsi.

Baca Juga :  Zahir Harapkan PT Socfindo Bantu Wujudkan Realisasi Kantor Bupati

“Jangan abaikan Perda kita. HGU itu berada di wilayah Kabupaten Batubara, maka acuan hukumnya ya Perda Batubara, bukan yang lain,” tegasnya.

Selain pelanggaran tata ruang, Pemkab Batubara juga menyoroti kewajiban perusahaan soal program plasma. Hingga kini, PT Socfindo belum melaporkan realisasi kewajiban untuk menyerahkan 20 persen dari luasan HGU kepada petani plasma.

Baca : PT Socfindo Terkesan Tertutup, Petani : Luas Lahan HGU Dipertanyakan

Baca : Siasat Perundingan Pembangunan Kantor Bupati, Dari Harga Hingga Meja Pengadilan

“Ini belum kita bahas detail, tapi kewajiban mereka terhadap masyarakat juga belum dijalankan. Ini jadi perhatian serius,” tambah Syafrizal.

Pemkab Batubara juga mengungkap bahwa dalam RTRW telah dialokasikan lahan seluas 300 hektare di kawasan HGU PT Socfindo untuk pengembangan pemukiman dan perkantoran.

Areal tersebut, katanya, tidak boleh diganggu gugat lagi, karena sudah menjadi bagian dari rencana pembangunan daerah. Sesuai dengan Perda RTRW Tahun 2020.

Baca Juga :  IMABARA Desak Pemkab Batubara Usut Kilang Padi Mangkrak di Desa Air Hitam

Baca : Zahir Harapkan PT Socfindo Bantu Wujudkan Realisasi Kantor Bupati

Baca : 2021, Serapan Anggaran APBD 92 Persen, Ganti Rugi Lahan Socfin ‘Langit dan Bumi’

Namun Syafrizal menegaskan bahwa alokasi tersebut berbeda dengan pembebasan lahan 100 meter kiri-kanan jalan arteri yang juga harus dikeluarkan dari HGU.

Desakan penundaan perpanjangan HGU ini bukan tanpa dasar. Dalam rapat koordinasi Forkopimda Batubara pada 2 April 2024 lalu, terungkap adanya kelebihan lahan dalam penguasaan HGU PT Socfindo.

Berdasarkan hasil pengukuran dari Direktorat Jenderal Penetapan Ruang dan Pertanahan Kementerian ATR/BPN pada April 2022, terdapat kelebihan total seluas 668 hektare dari dua sertifikat HGU milik PT Socfindo.

Baca : Socfin Cabut Gugatan, Pembangunan Kantor Bupati Batubara Dimulai Tahun ini

Baca : Kapan Realisasi Kantor Bupati? Ini Pernyataan Azhar Amri

“Kelebihan itu tak bisa dibiarkan. Makanya kita bersikap dan mengirim surat resmi kepada Kementerian ATR/BPN. Kita minta proses perpanjangan HGU ditunda hingga semua permasalahan diselesaikan sesuai aturan,” tutup Syafrizal, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Batubara. ****

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara
Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh
TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri
Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini
Bupati Baharuddin Nikmati Indomie Campur Udang Vaname Usai Panen Raya
Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:59 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:07 WIB

Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:31 WIB

LABUHANBATU

Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB