Terkait Kasus Dana BTT, Eks Kadinkes Ditahan Kajari Batubara

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, BATUBARA — Kejaksaan Negeri (Kajari) Batubara kembali menahan satu pejabat Batubara drg Wahid Kusyairi mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara, drg. WK, pada Kamis (17/7/2025).

Penahanan Wahid merupakan bagian dari potret beberapa mantan pejabat Batubara yang ditahan dengan kasus rasua di wilayah setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Batubara Diky Oktavia melalui kasi Intel Oppon mengungkapkan bahwa penahanan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Belanja Tak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2022.

Oppon menjelaskan bahwa penahanan dilakukan setelah penyidik memperoleh cukup bukti awal atas dugaan keterlibatan drg. WK dalam pengelolaan anggaran yang seharusnya menjadi penyelamat malah justru menjadi objek penyimpangan, sehingga tidak sesuai peruntukannya.

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan, PAN Batubara Teguhkan Komitmen Amanah Bersama Masyarakat

“Penahanan dilakukan demi kelancaran penyidikan dan untuk mencegah potensi hilangnya barang bukti,” ujar Oppon dalam keterangannya kepada wartawan.

Dalam kasus ini, drg. WK diduga berperan sebagai Pejabat Pembuat Anggaran (PA) dalam sejumlah kegiatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Batubara. Lalu kemudian berdasarkan Audit sementara mencatat adanya potensi kerugian negara sebesar Rp1,15 miliar dari total anggaran sekitar Rp5,17 miliar yang direalisasikan.

Lebih lanjut, Oppon menjelaskan terhadap tersangka saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor Print-02/L.2.32/Fd.2/07/2025 untuk masa tahanan selama 20 hari ke depan.

Lalu dia menegaskan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan akan ada pihak lain yang turut dimintai pertanggungjawaban hukum.

Baca Juga :  Kejari Batubara Gelar Jaksa Masuk Sekolah di Kabupaten Batubara

Penahanan mantan pejabat Batubara dimasa Kepemimpinan bupati Zahir ini menambah deretan nama sejumlah pejabat yang terlibat dalam kasus koripsi di Batubara, dimana sebelumnya mantan pejabat Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus juga ditahan dalam kasus korupsi, Kepala BKD Batubara M Daud juga tersandung korupsi, mantan kepala BPBD M Syaban juga bernasip sama dan ada sejumlah nama-nama pejabat yang kasusnya masih bergulir di tingkat penyelidikan hingga kini. (Dan).

Baca : Kadinkes : Batubara Status ‘Siaga’ Bencana Virus Corona

Baca : BTT Menguap: Kejari Batubara Tunggu Hasil Audit, Tersangka Segera Ditetapkan

Baca : Ketika Dewan Tak Lagi Bisa Diandalkan

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?
Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah
Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi
SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Berita Terbaru

BATUBARA

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:58 WIB