Pesta Tapai Ditutup, Bupati Akan Bangun Gedung Museum Budaya di Batubara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Mei 2019 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara — Bupati Batubara Ir Zahir melalui Asisten III Renol Asmara secara resmi menutup kegiatan pesta rapai Bidang Budaya Tahun anggaran 2019 di Desa Dahari selebar, Jum’at (03/05/2019) sekira pukul 20.00 malam.

Dalam penutupan pesta rakyat itu, Bupati Batubara melalui Renol Asmara menyebutkan kedepan bidang budaya itu akan dibangun semacam museum sebagai pertanda besarnya bidang budaya di Kabupaten Batubara.

“Bidang budaya kedepan akan dipisahkan dengan dinas pendidikan, pemisahan itu akan memudahkan bagi kita untuk berkonsentrasi dalam membangun gedung museum di Batubara”, ujar Renol Asmara.

Baca Juga : Zahir Resmikan Pesta Tapai, Kedepan Bidang Budaya Akan Dipisah

Saat ini, katanya, Bapak Bupati sedang berada diluar kota dengan agendanya yang padat, untuk itu, ia memberikan pesan kepada kita semua agar dalam acara penutupan pesta rakyat ini, warga dapat kembali membersihkan halaman rumah yang selama ini dipakai untuk kegiatan pesta rakyat selama pesta tapai berlangsung.

Baca Juga :  Gelar Konsolidasi, PD AMMI Batubara Siap-siap Dilantik

Kemudian, ia juga menyebutkan apresiasi kepada semua masyarakat yang turut terlibat dalam kegiatan pesta rakyat ini, dengan antusias dan ramai mulai dari Desa Simpang Sianam hingga menuju Desa Mesjid lama Kecamatan Talawi.

Dalam kegiatan penutupan itu, ditandai dengan pemberian penilai bagi juri dengan beberapa kriteria yang diantaranya, kerapian dan ketertiban dalam berjualan, kebersihan lokasi jualan selama pesta rakyat berlangsung dan diberikan semacam hadiah yang disponsori oleh BPDSU dan Dinas Pendidikan Setempat.

Baca Juga :  Norma Lantik FKDM Jadi 'Mata Telinga' Pemerintah Batubara
Tradisi Meugang yaitu pemotongan hewan kerbau pada acara tradisi budaya untuk menyambut bulan suci ramadhan. (Foto Ist)

Dalam kesempatan penutupan pesta Tapai itu juga, Pemerintah Kabupaten Batubara menggelar tradisi Meugang (memotong hewan) kerbau atau lembu sebanyak empat ekor sebagai pertanda syukur kepada Tuhan Yang maha Kuasa sembari menyambut masuknya bulan suci ramadhan yang dilaksanakan sebagai tradisi setiap tahunnya.

Turtu hadir dalam kegiatan penutupan tradisi pesta tapai 2019 itu, Bupati Batubara yang di wakili Asisten III Renold Asmara SH, Tokoh Masyarakat sekaligus Caleg dari Partai HANURA Usman SE (Atim), PLT Kadis Pendidikan dan Budaya Batubara Riswandi, S.Pd, Tokoh Budaya Buyung Morna, Mustafa Akhyar, Badaruddin Nasution dan undangan lainnya. *zulnas/*Adv

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?
Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah
Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi
SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Berita Terbaru