Keturunan Bandar Rahmad ke Langkat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 April 2021 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Sejak hari kedatangan Muhammad Basyir ke negri Aceh, sultan Ibrahim sadar negri Deli mulai melakukan pembangkangan, namun sultan Aceh ini juga harus berhati hati karena di negri Deli telah berkumpul orang kuat dari Bugis dan pasukan Belanda yang telah menguasai negri Siak. Sementara di dalam negri Aceh sultan Ibrahim mengalami kepayahan disebabkan perebutan kekuasaan kaum kerabatnya.

Beberapa bulan setelah jatuhnya negri Bedagai ke tangan Deli barulah Muhammad Basyir bisa mengungsikan kaum kerabatnya yang ditawan panglima Daud ke negri Bogak Batubahara.

Diceritakan, sebelumnya Bandar Rahmad memperistri putri pesisir Siak ditempatkan di negri Bogak. Dari perkawinan ini lahir Muhammad Baqi. Anak bandar Rahmad ini kawin dengan cik Anisun anak Datuk Bogak Husin. Perkawinan antara Muhammad Baqi dengan cik Anisun melahirkan Abdul Majid yang kelak akan menjadi Datuk di kedatukan Bogak menggantikan Indra Johan Abang ibunya yang tidak memiliki anak lelaki.

Baca Juga :  3 Jurus Zahir agar Benda Bersejarah di Batubara Bisa Mendunia

Namun pengungsian yang dilakukan Muhammad Basyir dan kaum kerabatnya ke negri Bogak Batubahara hanya berbilang bulan,kembali Muhammad Basyir membawa kaum kerabatnya mengungsi ke negri Langkat. Di negri ini Tengku Musa sultan kesultanan Langkat memberi kepercayaan kepada Muhammad Basyir sebagai orang besarnya.

Pada waktu yang bersamaan Penjajah Belanda setelah menaklukkan negeri Padang Sumatera barat menjejakkan kakinya di kerajaan Siak. Tak butuh waktu yang lama kerajaan Siak dapat dikuasai bala tentara Belanda. Jatuhnya Siak ke tangan Belanda sekaligus takluknya negri negri dalam kuasa Siak, dimulai dari Panai, kualuh ledong, Asahan, kedatukan di batubahara, Raya (Simalungun), Padang (bandar Khalifah), Bedagai, Serdang, Deli dan langkat.

Baca Juga :  Dekat Sekolah, Rumah Warga Desa Suka Maju Dilahap Sijago Merah

Memastikan penaklukan ini dengan 200 kapal perang bala tentara Belanda mendarat di pelabuhan Bogak tanpa mendapat perlawanan apapun dari masyarakat tempatan, hanya sedikit gangguan yang dilakukan Datuk lima Laras.

Kedatangan pasukan Belanda pada tahun 1853 tanpa perlawanan ini dibuktinya dengan naiknya bendera Siak dihampir seluruh kerajaan yang berada di Sumatera Timur kecuali Asahan dan Kualuh Ledong.

Kedua kesultanan ini terbilang “anak emas” kesultanan Aceh karena keturunan langsung Tengku Iskandar Muda.

Sultan Asahan yang telah dibuang Belanda ke Batavia harus dipulangkan karena perlawanan rakyat Asahan yang tiada henti dan tak mengenal takut.

Kembali ke Muhammad Basyir yang berada di kesultanan Langkat, setelah beliau dipercaya sultan Musa menjadi orang besarnya, Muhammad Basyir mengumpulkan kaum kerabatnya. Menjemput yang tertinggal di Bedagai dan bogak Batubahara. ***ET

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat
Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai
Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh
Ringankan Beban Korban Banjir, Ketua SMSI Sergai Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Dusun 4 Sei Rampah
PPITTNI Gelar Zikir Akbar Nasional, Ini Pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar
Ketua PN Sei Rampah Apresiasi Kegiatan Sosial HUT ke-10 Media Sinarsergai.com
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:40 WIB

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:42 WIB

PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:20 WIB

PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:57 WIB

Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:14 WIB

Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Sekda Labuhanbatu Pimpin Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:06 WIB

LABUHANBATU

Sael, Siswa Tertinggi di SMK Yapim Rantauprapat

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:57 WIB