Kelompok Tani Kembangkan Bibit Varietas Sri Gemilang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Januari 2021 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara —  Dalam rangka menggali potensi besar sumber daya pertanian kabupaten Indragiri hilir propinsi Riau, Iskandar Dinata, 38 bersama kelompok tani usaha bersama desa Simpang tiga daratan dan kelompok tani Bungo desa pengalihan kecamatan Enok mengembangkan pembibitan kelapa dalam varietas Sri gemilang.

Iskandar Dinata dihubungi zulnas.com Jumat (23/1/2021) mengatakan varietas kelapa dalam Sri gemilang kabupaten Inhil Riau telah diakui secara nasional dengan terbitnya surat kementrian pertanian RI nomor 35 tahun 2017 tanggal 9 Juli 2017. Varietas unggulan ini disemai kelompok tani 100 ribu biji bibit

Baca Juga :  Fraksi PBB DPRD Batubara Soroti Sumber PAD yang Menurun

Menurut Iskandar Dinata, usia bibit 6-8 bulan dan tinggi antara 50-100 cm bibit unggulan di jual ke perorangan dan pemerintah daerah Riau dan Sumut dengan harga Rp : 10 ribu perbatang.

Baca Juga :  KSJ Salurkan 200 Karung Beras ke Masyarakat Desa Bogak

Kelapa dalam varietas Sri gemilang Indragiri hilir Riau memiliki keunggulan daging buah yang padat. Satu biji kelapa menghasilkan 7 ons sampai 1 kg daging buah.

Dalam mengembangkan varietas kelapa Sri gemilang Pemkab Inhil sangat mendukung kelompok tani dengan memberikan bantuan dan arahan. Ujar Iskandar Dinata mengakhiri bincang dengan zulnas.com. ***Et

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daya Beli Melemah, Harga Bahan Pokok dan Beras Naik, Pasar Tanjung Tiram Sepi Pembeli
Pemprov Sumut Siapkan 2.500 Hektare Lahan Gratis di Batubara, Bobby Nasution Dorong Daerah Permudah Investor
Pengamat dan DPR Wanti-wanti Risiko Kredit Macet di Balik Ambisi 80.000 KopDes Merah Putih
Industri Kelapa Krisis Bahan Baku, Menperin Soroti Ekspor Kelapa Bulat
Perpekindo Tolak Moratorium Ekspor Kelapa: “Petani Jangan Jadi Korban Ego Sektoral”
Revolusi Pertanian di Batubara: RPB Cabai Siap Angkat Kesejahteraan Petani Lokal
Ternyata Manfaat Limbah Kopi Sangat Dahsyat, Apa Itu?
Bantu Pengusaha, Bank Sumut Lima Puluh Promosikan Produk KMSS

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:50 WIB

Daya Beli Melemah, Harga Bahan Pokok dan Beras Naik, Pasar Tanjung Tiram Sepi Pembeli

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:49 WIB

Pemprov Sumut Siapkan 2.500 Hektare Lahan Gratis di Batubara, Bobby Nasution Dorong Daerah Permudah Investor

Senin, 2 Juni 2025 - 00:38 WIB

Pengamat dan DPR Wanti-wanti Risiko Kredit Macet di Balik Ambisi 80.000 KopDes Merah Putih

Kamis, 1 Mei 2025 - 17:05 WIB

Industri Kelapa Krisis Bahan Baku, Menperin Soroti Ekspor Kelapa Bulat

Kamis, 1 Mei 2025 - 12:07 WIB

Perpekindo Tolak Moratorium Ekspor Kelapa: “Petani Jangan Jadi Korban Ego Sektoral”

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:31 WIB

LABUHANBATU

Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB