Edy Sebut Kades tak disiplin pengelolaan dana desanya buruk

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2020 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Sumut — Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi  menegur para kepala desa (kades) yang datang terlambat saat Rapat Kerja (raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolahan Dana Desa.

Pada kesempatan raker yang dilaksanakan di Gedung Olahraga Pemprov Sumut, Medan, Senin (02/03/2020). Dihadapan para kades Se-Sumatera itu, Edy- pun menyentil sejumlah kades yang datang terlambat dan tak disiplin.

Baca Juga :  Gubsu Edy Rahmayadi Do'akan TNI AL Berjaya Menjaga Kedaulatan Negara

Ada beberapa kades yang datang saat Edy mulai menyampaikan kata sambutan.

“Lain kali kalau kegiatan jam 8, jam 6 sudah datang kalian di sini. Ini baru datang, jalan ke belakang, lihat-lihat, macam dia yang ngecek  kegiatan ini,” ujar Edy.

Edy menilai kades yang tak disiplin bisa membuat pengelolaan dana desa buruk. Menurutnya, disiplin harus dimiliki para kades.

Baca Juga :  Ini Pidato Lengkap Prabowo Subianto di Reuni 212

“Gimana mau maju desanya kalau kades tidak disiplin,” ujar Edy.

Edy meminta dana desa digunakan dengan baik. Dia meminta agar penggunaan dana desa ini ddiawasi sesuai dengan regulasi

“Dana desa ini setiap tahunnya meningkat, oleh karena itu harus kita awasi bersama-sama penggunaannya,” tegas Edy.

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa
SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber
Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar
Pulang dari Kamboja, Ayub Ungkap Kisah Mengerikan: Disiksa, Diancam Ambil Ginjal, Hingga Lari Kehutan
Polres Batubara Klarifikasi: Tidak Menolak Laporan, Orang Tua Korban Sudah Dikoordinasikan ke BP2MI
Pemkab Batubara Koordinasi Intensif Lacak Keberadaan Warga Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:40 WIB

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara

Kamis, 6 November 2025 - 19:12 WIB

Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Selasa, 4 November 2025 - 15:29 WIB

KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:21 WIB

SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Tekankan Standar Gizi pada Program MBG di Labuhanbatu

Selasa, 24 Feb 2026 - 12:18 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Senin, 23 Feb 2026 - 13:11 WIB