Desa Ujung Kubu Bakal Dijadikan Kampung Industri di Batubara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2020 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindagkop) Kabupaten Batubara menyakini Desa Ujung Kubu bakal dijadikan kampung Industri Di Batubara.

Keyakinan itu didukung dengan banyaknya bahan baku Kelapa yang bisa dikelola untuk dijadikan Industri pengolahan Serat Sabut Kelapa Berkaret (Sabutret) yang bisnisnya kini lagi ngetren didunia Industri pasar Eropa.

“Kalau dari sisi ketersedian bahan baku, di Kabupaten Batubara ini cukup berlimpah. Bahkan menurut data BPS, ada sekitar 270 hektar lahan ditanami kebun kelapa sebagai tanaman masyarakat Batubara,” Ujar Kadis Koperindagkop Achmadan Choir melalui sekretaris Sahat Tampubolon saat membuka pelatihan pengelolaan kelapa terpadu di Desa Ujung Kubu, selasa (28/1/2020).

Selama ini, ia mengaku bahan baku kepala lebih dominan dijual diluar daerah. Selain karena tanaman itu mempunyai nilai khas yang mengandung bibit unggul, kelapa asal Batubara juga lebih mengandung santan yang kental untuk dijadikan bahan makanan yang lezat.

Kadis Koperindagkop Batubara saat membuka acara pelatihan Sabutret kepada 25 kelompok binaan di Desa Ujung Kubu, selasa (28/1/2020)

Tak hayal, lalu kemudian nanti Bupati Batubara akan meresmikan Desa Ujung Kubu menjadi salah satu kampung Industri di Batubara. Sebab, tidak bisa dibantah bahan bakunya cukup berlimpah.

Baca Juga :  Oky Tekan OPD, Batubara Harus Dapat WTP

“Saya yakin dan percaya, setelah bupati meresmikan kampung Jepang dan kampung tenun, kedepan bupati juga bakal meresmikan Desa Ujung Kubu sebagai kampung Industri di Batubara,” Kata Tampubolon.

* Disperidagkop Latih 25 Kelompok Binaan Jadi Pengembang

Sebagai langkah awal, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindagkop) Kabupaten Batubara menggelar kegiatan pelatihan pengolahan Serat Sabut Kelapa Berkaret (Sabutret) kepada 25 kelompok binaan didesa Ujung Kubu, selasa (28/1/2020).

Pelatihan yang nara sumbernya didatangkan langsung dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah itu bertujuan untuk menciptakan para pelaku usaha menjadi cikal bakal pengusaha pegembang industri Sabutret di Batubara.

Sahat menjelaskan, industri Sabutret cukup potensi untuk dikembangkan didaerah itu. Selain bernilai ekonomis tinggi, pohon seribu guna itu juga cukup subur tumbuh dan berkembang.

Baca Juga :  Lampu Sering Mati, Kepala PLN Sebut Itu Gangguannya Begini 👇

Di beberapa negara maju seperti Eropah, bahan baku ini diolah menjadi beragam perhiasan mewah. Hingga kini, Eropah masih membutuhkan pasokan bahan baku itu dari Indonesia.

Dinas Koperindagkop Batubara foto bersama kepada kelompok binaan pada acara pembukaan pelatihan Sabutret di Desa Ujung Kubu, selasa (28/1/2020)

“Selama ini, hanya dua Kabupaten di Indonesia yang mengekspor industri Sabutret ke Eropa. Kedepan kita Berharap, Kabupaten Batubara punya andil sebagai salah satu pemosok industri pasngsa pasar eksportir didunia,” harapnya.

Sekedar diketahui, Disperidagkop Batubara Tahun anggaran 2020 melatih sebanyak 21 pengrajin dari Kelompok Binaan dan 4 Orang Narapidana binaan LP Labuhan Ruku.

Selama tiga hari kedepan, mereka akan dilatih oleh dua nara sumber Muhammad Firdaus dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan Dosen USU sebagai Dosen Fakultas Tehnik.

Selama pelatihan, para peserta akan diajarkan berbagai produk hasil olahan produksi Sabutret dengan beragam bentuk, sehingga dengan bekal pengetahuan itu para peserta dapat memproduksi hasil yang punya nilai ekonomis tinggi.

“Melalui kaloborasi dua instruktur ini diharapkan para peserta mendapat bekal ilmu sebagai tenaga terampil industri Sabutret dan dapat menjadi pemasok pangsa pasar didunia industri. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih
Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 03:49 WIB

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Berita Terbaru