Pemkab Batubara Salurkan Bantuan Kepada 46 Korban Puting Beliung di Kecamatan Sei Balai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2019 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zulnas.com, Batubara — Sebanyak 46 bangunan mengalami kerusakan akibat dihantam angin puting beliung yang melanda 2 desa yakni Desa Benteng Jaya dan Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Senin (22/7/2019) sekitar pukul 04.00 WIB kemarin.

Merespons bencana tersebut, Pemkab Batubara segera mengirim bantuan logistik kepada masyarakat yang menjadi korban di Desa Benteng Jaya dan Kecamatan Sei Balai.

“Hari ini juga kita kirimkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada korban,” ujar Asisten 1 Pemkab Batubara, Iskandar, usai menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana di Ruang Sekretaris Daerah Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (22/7/2019).

Pemkab Batubara mengirimkan bantuan logistik kepada warga korban didua desa

Iskandar mengatakan, ada 46 rumah yang terdampak bencana angin puting beliung. Sebanyak 44 rumah di Desa Benteng Jaya dan 2 rumah di Desa Perjuangan. Bantuan yang diberikan adalah sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Batubara kepada masyarakatnya. Selain bantuan sembako, pemda setempat juga akan memberi bantuan terhadap rumah yang rusak.

“Terkait bantuan untuk rumah yang rusak, kita lihat dulu kerusakannya. Karenakan ada yang rusak parah sehingga tidak dapat lagi ditempati, ada yang rusak sedang dan rusak ringan. Apakah memang diperlukan anggaran tanggap darurat dari Pemerintah Kabupatem Batubara. Kita lihat dulu nanti,” Sebutnya.

Pemerintah kecamatan dan Mustika turut ikut menyalurkan bantuan korban bencana angin puting beliung di dea desa di Kecamatan Sei Balai

*Bantuan Kebutuhan Pokok Disalurkan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban angin puting beliung di Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sei Balai, Batubara, Senin (22/7/2019).

Pemkab Batubara diwakili Asisten 1 Pemerintah Batubara, Iskandar, secara simbolik menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada sejumlah warga yang tertimpa musibah. “Jangan dilihat dari jumlah bantuannya, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian dari Bupati Batubara,” kata Iskandar.

Baca Juga :  Soal Tunggakan Lampu Jalan, Pemkab Akan Bayar Awal Oktober
TNI dan Polri Juga ikut menyalurkan Bantuan kepada korban bencana angin puting beliung

Selain itu, lanjutnya, kepada masyarakat yang tertimpa musibah agar senantiasa selalu bersabar dalam menghadapi cobaan. Katanya, musibah ini bukanlah keinginan tetapi sudah ada yang mengatur. Ia berpesan agar warga yang terkena musibah jangan terlalu bersedih apa lagi sampai berlarut-larut.

“Musibah ini bukan keinginan kita. Ini semua sudah ada yang mengatur. Masyarakat harus sabar, jangan bersedih, harus semangat dan harus bangkit. Jangan takut, Pemerintah selalu ada untuk mendampingi bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Dia mengatakan, kedepan akan ada bantuan lanjutan untuk korban bencana puting beliung seperti kayu, seng dan semen. “Hari ini kita salurkan bantuan sembako dulu. Bantuan yang lebih panjut seperti kayu, seng, dan semen akan kami luncurkan,” ucapnya.

Petugas BPBD Batubara mulai membersihkan puing-puing dahan dan pokok untuk mengidentifikasi kerusakan bangunan didua desa

*Kerugian Puting Beliung Capai Ratusan Juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara melalui Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) telah melakukan identifikasi dan mendata korban angin puting beliung didua desa itu sebelum menetapkan sebagai korban bencana alam.

Setelah tahapan identifikasi itu kemudian Pemerintah Daerah memperkirakan kerugian akibat bencana angin puting beliung di Desa Benteng Jaya, Kecamatam Sei Balai, Batubara mencapai ratusa juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batubara, Nasir Yohanan mengatakan, dari hitungan sementara terhadap 33 korban puting beliung total kerugian mencapai Rp 176.500.000. Kerusakan kemudian dibagi ke dalam beberapa kategori rusak, yaitu kategori rusak berat hingga rusak ringan.

Baca Juga :  Oktober, Mabmi Batubara Akan Gelar Musyawarah Daerah

Selain menghitung kerugian, upaya lain yang sudah dilakukan yaitu mendirikan posko pengungsi di lokasi kejadian. “Pasti ada waktu tanggap darurat. Ini kita bangun posko untuk masyarakat. Selain itu ada juga posko kesehatan yang dibangun Dinas Kesehatan Batubara,” ujar dia diruang kerjanya selasa (23/07/2019).

Kepala ULP PLN Tanjung Tiram Edi Saleh Siregar

*Pasca Bencana, Aliran Listrik di Desa Benteng Jaya Kembali Normal

Pasca bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Senin lalu, saat ini pasokan aliran listrik di desa tersebut kembali normal.

“Listrik disana sudah normal. Sejak semalam sudah normal walaupun bertahap kita hidupkan,” kata Pimpinan PT PLN (persero) ULP Tanjung Tiram, Edi Saleh Siregar diruang kerjanya, Kecamatan Tanjung Tiram, Selasa (23/7/2019).

Ia mengatakan, kerusakan yang terjadi dilokasi bencana seperti tiang listrik tumbang, kabel putus, konstruksi TM, TR dan SR hancur. Mengenai kerugian PLN diperkirakan sekitar Rp 100 juta.

“Kerusakan tiang tumbang, kabel putus, konstruksi TM, TR dan SR hancur. Kerugian sekitar 100 juta,” katanya.

Namun, untuk sambungan listrik terhadap rumah warga yang rusak belum dapat dilakukan penyambungan sepenuhnya. Hal itu dikarena kondisi rumah yang masih dalam kondisi rusak parah.

“Memang ada rumah yang belum dialiri listrik. Karena kondisi rumah yang rusak parah. Tidak memungkinkan untuk dipasang atau membahayakan bagi warga,” ujarnya.

Pemda Salurkan Bantuan logistik berupa sembako bahan pokok makanan

*Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Puting Beliung Selama 3 Hari

Pemerintah Kabupaten Batubara telah menetapkan status tanggap darurat bencana angin puting beliung di Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sei Balai, Batubara. Masa tanggap darurat selama 3 hari terhitung mulai dari tanggal 22-24 Juli 2019.

Kepala BPBD Kabupaten Batubara, Nasir Yuhanan menyebutkan mulai Selasa (23/7/2019) pemda setempat telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mengatasi kerugian dan memperlancar perekonomian warga.

“Pemkab akan memberikan bantuan kepada korban melalui dana cadangan,” katanya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Batubara melalui Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) sudah menaksir kerugian akibat bencana angin puting beliung di Desa Benteng Jaya, Kecamatam Sei Balai, Batubara mencapai ratusa juta rupiah. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara
Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh
TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri
Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini
Bupati Baharuddin Nikmati Indomie Campur Udang Vaname Usai Panen Raya
Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:14 WIB

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:59 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan Dari PMI Provsu

Jumat, 24 Jul 2026 - 09:03 WIB