Zulnas.com, Labuhanbatu — Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Komunitas yang mengatasnamakan “Pendongkrak Ide” menggelar kegiatan buka puasa bersama di salah satu kafe di Kota Rantauprapat, Minggu (08/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara para anggota komunitas.
Acara yang dihadiri oleh para anggota berlangsung sederhana namun sarat makna. Sejak menjelang waktu berbuka, para peserta tampak berkumpul, saling berbincang, berbagi cerita, serta menikmati suasana Ramadhan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Ketua Komunitas “Pendongkrak Ide,” Putri Hutasoit, yang akrab disapa “Angel”, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata dari semangat persaudaraan dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi ruh komunitas.
“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mempererat hati.”ucapnya. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujarnya, Minggu (08/03/2026).
Ia menambahkan, suasana kebersamaan semakin terasa dengan konsep tempat yang unik di kafe tersebut yang didominasi nuansa hijau. Para pengunjung duduk lesehan di atas hamparan karpet sintetis yang menyerupai rumput Jepang.
Rumput kecil berdaun halus itu dikenal tumbuh rapat dengan akar yang kuat, menutup permukaan tanah sehingga tidak mudah tererosi, serta mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca, baik panas maupun hujan.
“Dari filosofi rumput Jepang itu, kita belajar bahwa sesuatu yang kecil akan menjadi kuat ketika tumbuh bersama. Ide-ide sederhana yang dirajut dalam kebersamaan mampu menahan ‘erosi’ zaman,” ungkapnya dengan senyum.
Kekeluargaan yang terjalin rapat akan melahirkan akar yang kokoh, tetap tumbuh dan bertahan meski berbagai tantangan datang silih berganti.
Bagi Komunitas Pendongkrak Ide, kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas serta melahirkan gagasan-gagasan positif, khususnya dalam bidang pendidikan.
Diketahui, anggota Komunitas Pendongkrak Ide berasal dari berbagai latar belakang profesi, seperti pendidik, jurnalis, teknisi jaringan, operator sekolah, serta berbagai profesi lainnya yang memiliki semangat yang sama dalam berbagi ide serta memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.
Melalui kebersamaan yang terbangun, komunitas ini berharap setiap gagasan yang lahir dapat menjadi inspirasi dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (Ce Ha)












