Rekapitulasi Suara di Kecamatan Tanjung Tiram Baru 5 Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 April 2019 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara – Rekapitulasi suara pemilu 2019 di Kecamatan Tanjung Tiram masih terus berlangsung, hingga kini, senin (22/04/2019) pukul 15.00 Wib, rekapitulasi suara pemilu baru selesai tiga desa, dan dua desa lagi masih sedang dibacakan oleh panitia penyelenggara.

Ketua PPK Kecamatan Tanjung Tiram Abul Halim simangunsong menyebutkan rekapitulasi suara pemilu 2019 baru selesai tiga desa yakni Desa Bagan Baru, Desa Guntung dan Desa Kapal Merah.

Baca Juga :  Ali Hatta : Pemerintah Perlu Kembangkan Tehnologi Sistem Penangkapan Ikan

Sedangkan dua desa lagi, yakni Kelurahan Bagan Arya dan Kelurahan Tanjung Tiram masih dalam proses perhitungan oleh panitia penyelenggara yang dihadiri oleh sejumlah saksi partai politk.

Rekapitulasi perhitungan suara dilakukan dengan melibatkan Ketua KPPS, penghitungan suara dibacakan dari hasil C1 setiap TPS mulai dari Calon Presiden, kemudian calon DPD, calon anggota DPR RI kemudian calon anggota legislatif Propinsi baru kemudian calon anggota DPRD Setempat.

Baca Juga :  Golkar Batubara Ajak Kader Pilih Pemimpin Kompeten dan Peduli Aspirasi Rakyat

“Penghitungan rekapitulasi suara dilakukan berurut mulai dari calon presiden RI hingga terakhir calon DPRD Kabupaten/kota”, ujar Anggota PPK Kecamatan Tanjung Tiram Siti Aisyah Sitorus kepada zulnas.com

Penghitungan surat suara, lanjut dia, dibagi dua sesi, dengan tempat yang sama, langkah itu dilakukan agar rekapitulasi penghitungan suara bisa dilakukan dengan cepat namun tetap melibatkan saksi dari partai yang ada. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB