Kecelakaan Bus Karyawan di Malaysia, 4 WNI Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 April 2019 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com,Indonesia – Setidaknya empat warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam kecelakaan bus karyawan Malaysian Airlines (MAS) Cargo, di dekat Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (7/4).

“Dalam kecelakaaan tersebut, 4 karyawan dari Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia dan 10 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhamad Iqbal, yang dilansir media CNN Jakarta, Selasa (8/4).

Iqbal menjabarkan bahwa 10 WNI yang mengalami luka-luka tersebar sedang dirawat di beberapa rumah sakit Malaysia, diantaranya yaitu RS Serdang, RS Putrajaya, RS Banting, dan RS Kajang.

Baca Juga :  Eks Pegawai Google Ungkap Kebohongan Raksasa Teknologi

Menurut Iqbal, kecelakaan ini terjadi saat bus tersebut sedang dalam perjalanan dari asrama karyawan di Nilai, Negeri Sembilan, menuju lokasi MAS Cargo Complex.

“Bus kemudian hilang kendali dan jatuh ke selokan,” kata Iqbal dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Kemlu RI, bus itu mengangkut 43 karyawan, seluruhnya warga negara asing, sementara sopir berkebangsaan Malaysia.

Baca Juga :  Jokowi Mau Siapkan Dana Kecamatan, Apa Itu?

Kabar terakhir menyebutkan bahwa total korban meninggal dunia 12 orang, termasuk pengemudi, dan 32 lainnya sedang dirawat di rumah sakit malaysia.

“Segera setelah menerima berita tersebut, Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur mengunjungi WNI yang meninggal maupun dirawat,” tutur Iqbal.

Selain itu, KBRI juga sudah berkoordinasi dengan perusahaan dan otoritas setempat untuk memastikan semua korban mendapatkan hak-haknya. KBRI juga memastikan agar jenazah para korban WNI dapat segera dipulangkan ke Indonesia. ****CNN/Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa
SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber
Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar
Pulang dari Kamboja, Ayub Ungkap Kisah Mengerikan: Disiksa, Diancam Ambil Ginjal, Hingga Lari Kehutan
Polres Batubara Klarifikasi: Tidak Menolak Laporan, Orang Tua Korban Sudah Dikoordinasikan ke BP2MI
Pemkab Batubara Koordinasi Intensif Lacak Keberadaan Warga Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:40 WIB

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara

Kamis, 6 November 2025 - 19:12 WIB

Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Selasa, 4 November 2025 - 15:29 WIB

KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:21 WIB

SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Sekda Labuhanbatu Pimpin Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:06 WIB

LABUHANBATU

Sael, Siswa Tertinggi di SMK Yapim Rantauprapat

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:57 WIB