Lapas Labuhanruku Gelar Tes Urine Mendadak, Satma IPK Sebut Wajar Pimpinan Kurang Percaya Pada Bawahan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Mei 2023 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kalapas saat melakukan tes Urine kepada Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Lapas Labuhanruku Kelas IIA. Foto disebelah Ketua Satma DPD IPK Kabupaten Batubara Affan Aulia Saragih SH.

Petugas Kalapas saat melakukan tes Urine kepada Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Lapas Labuhanruku Kelas IIA. Foto disebelah Ketua Satma DPD IPK Kabupaten Batubara Affan Aulia Saragih SH.

zulnas.com, Batubara — Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menjalani tes urin secara mendadak, Selasa – Kamis (23//05/2023).

Dalam Kegiatan positif itu dipantau langsung oleh Kalapas Labuhan Ruku, EP Prayer Manik, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Akmalun Ikhsan, Kasi Binadik Jimri Nababan, Kasi Adm Kamtib Haris Damanik beserta Jajaran Petugas Lapas Labuhan Ruku

“Hal ini dilaksanakan dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Permintaan Laporan Tes Urine WBP setiap satu minggu sekali,” sebagaimana rilis yang diterima.

Kepala Seksi (Kasi) Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Minkamtib), Haris Damanik mengatakan bahwa tes urine ini telah dilaksanakan secara periodik setiap satu minggu sekali dengan cara dadakan dan acak terhadap WBP .

Sementara itu terkait pelaksanaan P4GN di instansinya, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Labuhanruku, EP Prayer Manik, menerangkan bahwa kegiatan ini berpedoman pada arahan Dirjen PAS tentang Langkah-langkah progresif dan serius upaya pemberantasan narkoba serta Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang rencana aksi Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dan Permenkumham No 33 Tahun 2015 tentang Pengamanan Pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.

Baca Juga :  Dituntut Soal PPJ, PLN : Itu Bukan Gawe PLN Tapi Pemerintah Daerah

Disamping itu, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Kunci pemasyarakatan maju sesuai program dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Kegiatan ini merupakan wujud Lapas Labuhan Ruku dalam pemberantasan Narkoba. P4GN merupakan hal yang digaungkan oleh Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait 3+1 Kunci Pemasyarakatan Maju. Dan kami Lapas Labuhan Ruku harus melaksanakan hal yang telah menjadi ketentuan,” terang Kalapas.

Dari kegiatan tes urine, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Labuhan Ruku dinyatakan negatif. Meski demikian, EP Prayer Manik menekankan baik WBP maupun seluruh petugas Lapas.

“Giat ini dilakukan sebagai salah satu cara dalam memberantas narkoba dan memutus rantai jaringan narkotika yang mungkin saja melibatkan WBP,” imbuh Kalapas .

Lapas Labuhan Ruku akan terus berupaya mencegah dan memberantas Narkotika. Hal ini sebagai komitmen untuk mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) dan P4GN.

Menanggapi hal itu, Ketua Satuan Mahasiswa DPD IPK Kabupaten Batubara Affan Aulia Saragih SH menyampaikan apresiasi kegiatan test urine yang dilaksanakan oleh pihak Kalapas Labuhanruku terhadap Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Baca Juga :  Minggu Tenang, APK Caleg dan Capres Ditertibkan

Affan menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen seorang pimpinan terhadap bahaya laten narkoba. Walaupun pengawalan ketat yang mempunyai SOP di lingkungan Lapas Labuhanruku itu dipercayai berjalan dengan baik, tetapi pimpinan tidak serta merta mempercayai kinerja bawahannya.

“Saya rasa ini merupakan warning dari Kalapas terhadap anggota, meskipun kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program nasional yang harus dilakukan,” tegas Affan kepada zulnas.com, Selasa (22/5/23).

Affan menjelaskan alur pikirannya secara rasional yang kadangkala terlintas secara logika bahwa Kalapas seakan tidak percaya kinerja terhadap anggotanya yang diduga bisa saja melanggar aturan.

Namun, Affan lebih bersifat positif thinking daripada mengedepankan kecurigaan yang tidak berdasar. Mungkin bisa saja diartikan sebagai gedung Kalapas tidak berjalan sesuai Standart Operating Procedur (SOP).

“Saya bersifat positif thinking saja, apabila ditemukan urine yang positif atau ditemukan nya hal-hal yang mengarah kepada narkotika maka kita akan persoalkan ini,” paparnya. (Epson).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Batubara Tinjau Koperasi Merah Putih di Padang Genting, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Publik
Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Saroke di Batubara, Polisi Lidik
Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas
Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos
Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional
Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:59 WIB

Bupati Batubara Tinjau Koperasi Merah Putih di Padang Genting, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Publik

Selasa, 21 April 2026 - 10:28 WIB

Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Saroke di Batubara, Polisi Lidik

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Senin, 6 April 2026 - 12:28 WIB

Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Riris Melati Sinaga: Kartini Kritik Ketidakadilan Melalui Tulisan

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:45 WIB

Tak Berkategori

Pandangan Tajam Bukan untuk Ditakuti, Melainkan Dipahami

Senin, 20 Apr 2026 - 23:39 WIB