PPITTNI Gelar Zikir Akbar Nasional, Ini Pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Deli Serdang — Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (PPITTNI) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu wadah penguatan spiritual dan pencerahan umat melalui kegiatan Zikir Akbar Nasional (ZAN) yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jalan William Iskandar (Pancing), Deli Serdang, Minggu (23/11/2025).

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Sejumlah tokoh penting tampak hadir, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar, Pengasuh Tertinggi PPITTNI Buya Syekh Muhammad Ali Idris Silsilah Ke-39, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, serta Sultan Deli XIV, Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam dan ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengapresiasi penyelenggaraan Zikir Akbar Nasional sebagai bentuk konsistensi umat dalam menjaga tradisi keilmuan tasawuf di Indonesia. Ia menegaskan bahwa Naqsyabandiyah bukan sekadar tarekat, tetapi institusi spiritual yang dari dulu telah memiliki kontribusi panjang dalam pembentukan karakter umat Islam Nusantara.

“Tasawuf Naqsyabandiyah memiliki sejarah panjang dalam perjalanan spiritual bangsa. Para mursyid dan ulama yang membawa ajaran ini telah menanamkan nilai kesederhanaan, ketulusan, dan pembersihan hati sejak berabad-abad lalu. Tradisi ini bukan hanya memperkuat hubungan manusia dengan Allah, tapi juga membangun adab, moral, dan kebijaksanaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Menag.

Prof. Nasaruddin Umar juga menekankan bahwa dalam sejarahnya, ajaran tasawuf Naqsyabandiyah berkembang pesat di Indoensia bahkam di luar negeri, dan kawasan lainnya melalui para ulama yang istiqomah melakukan dakwah dengan pendekatan penuh kelembutan.

PPITTNI Gelar Zikir Akbar Nasional, Ini Pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar

Ia menambahkan: “Sejarah pengajian tasawuf, terutama dalam Thariqah Naqsyabandiyah, mengajarkan bahwa perjalanan rohani itu bukan proses instan. Ada mujahadah, ada riyadhah, dan ada disiplin ruhani. Kegiatan seperti suluk menjadi titik tolak penyucian jiwa yang telah diwariskan turun-temurun.”

Bahkan di pengajian pengajian tasawuf ini amalan yang senantiasa dilakukan yaitu berzikir hingga qolbunya hidup dan nafasnya juga ikut berzikir.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Buya Syekh Muhammad Ali Idris

Pengasuh Tertinggi PPITTNI, Buya Syekh Muhammad Ali Idris, Silsilah Ke-39, dalam tausiyahnya menekankan bahwa melalui kegiatan zikir ini mendekatkan diri kita kepada tuhan, sehingga menghidari diri dari kegiatan dosa dan tujuannya adalah hati bisa lebih tenang bersih.

Menurut beliau, PPITTNI bukan sekadar ritual, tetapi pendidikan rohani yang membentuk disiplin diri, muraqabah (merasa selalu diawasi Allah), dan mahabbah (cinta yang mendalam kepada Allah), sehingga para pengamal ini takut akan berbuat dosa.

“Dengan berzikir jamaah diajak untuk meninggalkan hiruk-pikuk dunia, masuk ke ruang kontemplasi, dan menata kembali niat hidup. Di sinilah seorang dibimbing untuk kembali kepada fitrahnya,” terang Buya Syekh Muhammad Ali Idris.

Ia juga mengingatkan bahwa tasawuf bukan pelarian dari dunia, melainkan cara memperbaiki diri agar mampu menjalani kehidupan dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih.

Kajian Tasawuf yang Mencerahkan

Rangkaian kegiatan Zikir Akbar Nasional kali ini juga menampilkan kajian keilmuan tasawuf yang membahas:

Makna zikir dalam membersihkan hati (tazkiyatun nafs)

Adab dalam Thariqah Naqsyabandiyah

Pentingnya suluk sebagai metode penyempurnaan rohani

Upaya menanamkan sikap tawadhu, sabar, dan ikhlas dalam kehidupan modern

Gubernur dan Tokoh Agama Berikan Apresiasi Bupati Batubara

Bobby Nasutioan Afresiasi Bupati Baharuddin Siagian

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ZAN sangat penting untuk membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.

Kemudian, Bobby juga menyampaikan afresiasi kepada Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian yang turut hadir dan memberangkatkan 1300 jamaahnya dari kabupaten Batubara.

Dengan kegiatan positif ini, dia berharap, peran PPITTNI dalam menyebarkan ajaran tasawuf yang sejuk, damai, dan menenangkan, serta menjadi penyejuk bagi masyarakat di tengah kompleksitas sosial.

Saya juga berharap, dengan kegiatan ini bisa menjauhkan diri manusia dari perbuatan narkoba khususnya di Sumatera Utara.

Kegiatan ditutup dengan zikir bersama yang dipimpin oleh Buya Syekh Muhammad Ali Idris. Suasana hening dan penuh haru menyelimuti gedung ketika ribuan jamaah melafalkan kalimat-kalimat “Laila Haillah Allah” dengan penuh ketundukan dan harapan.

Baca Juga :  Diduga Tercecer, Ijazah Milik Julianti Hilang

Zikir Akbar Nasional PPITTNI tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan nilai-nilai tasawuf sebagai pencerahan bagi umat sebuah ajaran yang menuntun manusia untuk dekat kepada Allah, menata hati, sekaligus memperbaiki hubungan sesama.

Dengan narasi keagamaan yang kuat dan pendekatan spiritual yang lembut, kegiatan ini menjadi bukti bahwa tasawuf Naqsyabandiyah tetap relevan sebagai cahaya penerang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, ketua PPITRNI Dempo Xler menyampaikan, kegiatan zikir akbar untuk kembali mengingatkan para pemimpin akan perjuangannya.

Dempo juga mengajak agar masyarakat terus mempertebal iman dan tidak sungkan mengingatkan pemimpinnya.

“Mengajak rakyat Sumut untuk mengikuti ajaran Rasulullah, tuhan yang masa esa, sehingga takut dosa, maka tegaklah hukum. Dengan tegaknya hukum insyaallah, Indonesia akan adil, makmur dan sejahtera,” kata Dempo.

“Mulai dari presiden, bupati, gubernur, walikota, kades terjaga hatinya dan perjuangannya, sehingga jadi pemimpin yang menyelamatkan bangsa ini.”

Ketua panitia Zikir Akbar Nasional Bayu Ambara menyampaikan, kegiatan dilakukan untuk mengingatkan kembali masyarakat dan pemimpin di Indonesia untuk melakukan perbuatan yang baik dan benar.

“Jadi sejak pagi sebelum dzikir akbar dimulai ada juga cek kesehatan gratis, kemudian donor darah. Jadi kegiatan ini kembali lagi bagaimana mengajak agar masyarakat membantu masyarakat lainnya, dan lebih mendekat diri kepada allah,” kata Bayu.

Bayu menyebutkan, ada sekitar 4.500 jamaah yang hadir dari berbagai daerah di Sumut, seperti dari Kabupaten Batubara, Tebingtinggi, Serdang Bedagai hingga Mandailing Natal.

Lewat acara zikir akbar nasional, pihaknya mengajak masyarakat dan pemimpin agar senantiasa mendekatkan diri ke jalan tuhan.

“Bagaimana kita bernegara, berbangsa, kalau tidak dekat dengan jalan tuhan. Bagaimana pengamalan Pancasila bila kita jauh dari pada jalan tuhan. Kita harapkan semua masyarakat, pemimpin agar bersama sama berjalan kembali pada ajaran tuhannya untuk menciptakan keadilan dan cita cita bangsa,” kata Bayu. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat
Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai
Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh
Ringankan Beban Korban Banjir, Ketua SMSI Sergai Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Dusun 4 Sei Rampah
Ketua PN Sei Rampah Apresiasi Kegiatan Sosial HUT ke-10 Media Sinarsergai.com
Tersangka Korupsi Jalan di Batubara Bongkar Peran Donatur, Oknum Bank, hingga Notaris
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:40 WIB

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:42 WIB

PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:20 WIB

PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:57 WIB

Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:14 WIB

Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh

Berita Terbaru

BATUBARA

Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya

Minggu, 4 Jan 2026 - 00:55 WIB