Minibus Ayla Ringsek Ditabrak ‘Ular Besi’ di Lima Puluh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Oktober 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kecelakaan lalu lintas di perlintasan rel kereta api kembali terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan Blok delapan Kelurahan Limapuluh Kota Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara, Selasa (25/10/22) dini hari.

Satu unit minibus Daihatsu Ayla ringsek berat setelah ditabrak ‘ular Besi’ (kereta api) penumpang jurusan Rantau Prapat menuju Medan.

Dalam kecelakaan itu, pengemudinya disebut-sebut merupakan warga Ujung Kubu dan dikabarkan mengalami luka berat selanjutnya dievakuasi ke RSUD di Kuala Gunung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kecelakaan maut ini terjadi sekira pukul 04.30 WIB dini hari. Saat itu, pengemudi yang belum diketahui identitasnya disebutkan bergerak dari rumahnya di Ujung Kubu, Kecamatan Nibung Hangus, Batubara hendak menuju ke Medan.

Baca Juga :  Untuk menjangkau Pelosok Desa, Pusba Bakal Siapkan Sepeda Motor Keliling

Naas, ketika melintasi rel kereta api, kendaraan korban dihantam lokomotif yang datang dari arah Kisaran. Akibatnya minibus Ayla yang dikendarai korban ringsek. Benturan hebat ini membuat perjalanan kereta api terhenti beberapa saat.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP Eridal Fitra melalui KBO Satlantas Iptu JA Manurung membenarkan laka lantas tersebut.

“Iya benar tadi anggota sudah melaporkan secara lisan namun belum diketahui identitas pengemudi”, terang Manurung via telepon seluler.

Sementara warga di lokasi menyebutkan, kecelakaan ini dipicu tak ada seorangpun petugas yang menjaga palang lintasan kereta.

Baca Juga :  Rijali Kritik, Kades Harus Kreatif Raih Pendapatan Desa

“Sudah sering palang lintasan tidak dijaga sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dulu masih ada yang jaga, baik dari petugas lintasan kereta api stasiun Lima Puluh maupun petugas Dinas Perhubungan Batubara,” kata warga yang kecewa.

Warga khawatir, jika palang lintasan kereta api ini tak diawasi, maka akan banyak lagi korban-korban lain berjatuhan. Sebab, lintasan ini merupakan jalan lintas yang ramai dilalui menghubungkan Limapuluh-Tanjung Tiram.

Warga lain meminta agar pihak terkait memfungsikan palang pintu kereta api yang telah dipasang disana sekitar 5 tahun lalu. ***Epson

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT
DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras

Berita Terbaru