Fahri Gugat Ahmad Doly Kurnia Tanjung Ke Mahkamah Partai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2019 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Politisi Partai Golongan Karya Kabupaten Batubara Fahri Iswahyudi mengaku telah mengambil sejumlah langkah penting atas reaksi yang dilakukan oleh Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung atas pencopotannya sebagai ketua DPD Golkar Batubara.

Fahri mengaku, surat pembelaan terhadapnya sudah didaftarkan ke Mahkamah Partai Golkar sebagai syarat mengajukan gugatan atas kebijakan sepihak terhadap Ahmad Doli Kurnia Tanjung Yang mencopotnya secara mendadak tanpa memberikan ruang untuk klarifikasi atas prihal pokok persoalan.

“Surat gugatannya sudah kita daftarkan, sebagai gugatan pada 06 maret 2019 lalu. Dan kini, syarat-syarat surat gugatan itu sudah terpenuhi dan terdaftar pada registrasi nomor 50/PI-Golkar/III/2019 yang ditandatangani panitra Mahkamah partai Golkar atas nama Muh Sattu Pali S.H, MH DPP Partai Golkar Pusat di Jakarta.

Kepada zulnas.com, Politisi muda itu mengaku, terbitnya surat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Batubara sangat tidak beralasan. Ia mengaku heran, apa yang mendasari Ahmad Doli Kurnia Tanjung berani mengambil langkah ‘perang’ untuk memutuskan dan mengangkat Plt baru padahal status Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara masih berstatus Plt dan belum defenitif.

Baca Juga :  Bahar-Syafrizal Hadir di Tengah Masyarakat Desa Kampung Kelapa

Secara mekanisme partai, bahwa ada aturan main dalam Peraturan Organisasi (PO) Juklak dan turunannya. Status Pelaksana tugas (Plt) menurutnya tidak boleh melakukan pencopotan jabatan didalam internal partai. Apalagi Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menurutnya hanya boleh melakukan konsolidasi partai dan mendorong terbentuknya kepengurusan baru dalam tubuh partai yang besutan Airlangga Hartarto itu”, ujar Fahri Iswahyudi di Indrapura, Selasa 26/03/2019.

Selain itu, Fahri juga menjelaskan sebagai penggugat, ia meminta kepada semua pihak untuk dapat menahan diri sembari menunggu hasil putusan dari Mahkamah kepartaian di tubuh Golkar. Sehingga tidak ‘tekan-menakan’ dalam internal golkar sebelum keluarnya putusan yang inkrah yang berkekuatan hukum.

“Mari sama-sama kita hormati mekanisme ini, sembari menunggu hasil putusan mahkamah partai kegiatan politik terus berjalan untuk memenangkan partai yang diusung golkar pada konsilasi pemilu di 2019 ini”, Tegas Fahri.

Fahri juga meminta, Ahmad doli kurnia Tanjung jangan sampai mengganggu kosentrasi para kader dalam memenangkan pesta demokrasi pada ajang legisltif dan Jokowi dalam pilpres, ia juga mengharapkan jangan Ahmad Doli jangan sampai menciptakan kegaduhan ditubuh internal golkar.

Baca Juga :  Dihadiri Boby, Rakorda Gerindra Sumut Bahas Isu Strategis Jelang Pemilu 2024

Sekedar diketahui, Fahri Iswahyudi mengkritik sikap Ahmad Doli dengan mengeluarkan surat pencopotannya sebagai ketua DPD Partai Golkar Batubara dilatari hanya pada pandangan yang tak rasional. Ia mengaku tidak pernah dimintai klarifikasi sebelumnya dan tidak pernah mendapat surat teguran dari DPD Partai Golkar Sumut.

“Dalam Peraturan Organisasi, Partai Golkar tidak bisa langsung mengeluarkan surat penonaktifan sebagai ketua, semua kebijakan terlebih dahulu melalui mekanisme partai melalui surat klarifikasi dan surat teguran, apalagi, status Ketua DPD Partai Golkar juga pada status Pelaksanaan Tugas, jadi mana bisa Plt kemudian mem- Plt kan dalam sebuah organisasi partai politik.

“(Di dalam AD/ART dan PO dan turunannya), untuk pemberhentian jabatan struktural, seharusnya ada tahapan pemanggil klarifikasi terlebih dahulu. Tapi ini tidak ada, hal ini yang kemungkinan akan saya tanyakan kenapa langsung diberhentikan,” ujar Fahri. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Preteli Kabinet Era Jokowi
Rocky Gerung Masuk Istana, Ini Alasannya
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Socfindo, Tanah Yang Diperebutkan dan Dua Pansus Yang Lahir dari Rahim Perlawanan
Golkar Panaskan Mesin Politik, Jangan Salah Pilih Pemimpin di Batubara
Golkar Batubara Salurkan Bantuan Sembako Gelar Pendidikan Politik Sambut HUT ke-61
Nafiar S.Pd: Dukung Program Bupati, Tolak Isu yang Memecah Belah
“Polemik dan Kursi DPRD, Gerindra Batubara Hadapi Ujian Politik”

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Prabowo Preteli Kabinet Era Jokowi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Rocky Gerung Masuk Istana, Ini Alasannya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:02 WIB

Socfindo, Tanah Yang Diperebutkan dan Dua Pansus Yang Lahir dari Rahim Perlawanan

Senin, 20 Oktober 2025 - 00:39 WIB

Golkar Panaskan Mesin Politik, Jangan Salah Pilih Pemimpin di Batubara

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Maya: ” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Jumat, 9 Okt 2026 - 22:02 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Senam Sehat Bersama Lansia di Binaraga*

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:48 WIB

LABUHANBATU

Warung Polisi Minggu ke – 27,Polres Labuhanbatu Terus Berbagi

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:56 WIB