BPBD Sumut : Batubara segera Bentuk Destana

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 November 2018 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto : Trainer Nasional Pelaku Ketangguhan Masyarakat dalam Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Syafri Nasution, memaparkan pentingnya pembentukan Desa Tangguh Bencana, pada acara sosialisasi di Aula Singapore line Kecamatan Sei Balai Kab. Batubara, Rabu (28/11/2018). (Foto : Istimewa)

Teks Foto : Trainer Nasional Pelaku Ketangguhan Masyarakat dalam Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Syafri Nasution, memaparkan pentingnya pembentukan Desa Tangguh Bencana, pada acara sosialisasi di Aula Singapore line Kecamatan Sei Balai Kab. Batubara, Rabu (28/11/2018). (Foto : Istimewa)

Teks Foto : Trainer Nasional Pelaku Ketangguhan Masyarakat dalam Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Syafri Nasution, memaparkan pentingnya pembentukan Desa Tangguh Bencana, pada acara sosialisasi di Aula Singapore line Kecamatan Sei Balai Kab. Batubara, Rabu (28/11/2018). (Foto : Istimewa)

Batubara,zulnas.com – Bencana tidak dapat ditiadakan, namun bisa diminimalisir. Dan, kita tidak ada yang tau, kapan dan dimana bencana itu muncul, oleh karenanya, segera mungkin daerah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).

Demikian dikemukakan Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis pada acara sosialisasi Pengembangan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di aula Singapore line Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara Rabu (28/11/2018).

Dikatakannya, BPBD Sumut terus melakukan gerakan prefentif, dengan menggelar sosialisasi kedaerah- daerah yang rawan bencana, upaya penting itu dilakukan, untuk memperkuat kapasitas didaerah terutama didesa yang rawan bencana dengan mendorong pembentukan Desa Tangguh Bencana.

Baca Juga :  Pelantikan Kades di Batubara, Dari Kasus Ijazah Palsu Sampai Peringatan : 'Jangan Seenaknya Main Copot'

Dengan adanya Destana ini, lanjut dia, masyarakat lebih peka terhadap ancaman, dan bagaimana cara menjauhkan diri dari bencana, hidup harmoni dengan bencana dan mampu menggali kearifan lokal dalam penanggulangan bencana sehingga meminimalisir dampak bencana.

BPBD Sumut, menurut ia, sangat intens mendorong Pemerintah Daerah mengalokasikan APBD dan ADD dalam pembentukan Destana. “Terutama di desa yang beresiko tinggi terhadap bencana, mengingat destana ini menyentuh langsung ke masyarakat sehingga muncul kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Trainer Nasional Pelaku Ketangguhan Masyarakat dalam Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Syafri Nasution, menuturkan, Destana ampuh mengurangi resiko bencana kesiapsiagaan yang dimulai dari diri sendiri dan tertanam rasa kesiapsiagaan bila terjadi bencana.

Baca Juga :  Ghozali Klaim Keberangakatanya di Negara Korea Mewakili Sumut Sudah Sesuai Prosedur

“Ibarat energi, Bencana tidak dapat ditiadakan, namun bisa diminimalisir. Dan, kita tidak ada yang tau, kapan dan dimana bencana itu akan muncul, oleh sebab itu, kita diminta untuk terus waspada”, Ujar Syafri.

Syafri menyebutkan dasar hukum pembentukan Desa Tangguh Bencana adalah berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor : 903/8805/SJ tanggal 22 Oktober 2018 tentang Penyediaan Anggaran dalam rangka Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Kemudian, Permendagri No.20 Tahun 2018 tentang Prioritas Pengelolaan Dana Desa tahun 2019 dan Permendes, PDT dan Transmigrasi No.16 Tahun 2018 tentang Prioritas Pengelolaan Dana Desa Tahun 2019.

Sayangnya, dari empat belas desa yang dibentuk Destana, ia tidak memaparkan, nama desa- desa yang telah dibentuk Destana di Batubara.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi itu antara lain, pemerintahan desa, BPMPD Batubara, petugas Pengembangan Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana. Kegiatan ini dibuka dan dihadiri Sekda Kab. Batubara Sakti Alam Siregar, dan seluruh stake holder serta OPD. ****zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan
Menghitung Hari Bersama Baharuddin Siagian

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Senin, 16 Februari 2026 - 12:10 WIB

Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Tekankan Standar Gizi pada Program MBG di Labuhanbatu

Selasa, 24 Feb 2026 - 12:18 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Senin, 23 Feb 2026 - 13:11 WIB