Ibu Yang Melahirkan Bayi Kembar Siam Ini Minta Perhatian Bupati Zahir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Februari 2023 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Yang Melahirkan Bayi Kembar Siam Ini Minta Perhatian Bupati Zahir

Ibu Yang Melahirkan Bayi Kembar Siam Ini Minta Perhatian Bupati Zahir

Zulnas.com, Batubara — Bayi kembar kembali lahir dari rahim warga Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara. Kali ini, bayi kembar Siam dempet dada yang lahir di Rumah Sakit Umum Adam Malik Medan.

Bayi tersebut lahir dari pasangan suami istri
Hery Wahyudi (30) yang berprofesi sebagai pengantar air galon dan Shofiani (27) warga Dusun 3 Desa Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara tidak menyangka akan memiliki anak kembar siam dempet dada berjenis kelamin laki-laki.

Sang ayah, Hery Wahyudi mengatakan itu kepada wartawan lewat telepon selulernya, Rabu (22/2/23). Dikatakan Hery Wahyudi, proses kelahiran putra ke 3 dan 4 mereka diawali saat dirinya membawa istrinya yang sedang hamil tua untuk kontrol ke dokter spesialis kelainan anak di Medan.

“Karena ada kelainan kehamilan, saya bawa istri saya kontrol ke dokter spesialis kelainan anak di Medan. Namun kondisi istri tiba tiba drop sehingga dokter langsung merujuk istri saya ke RSUP Adam Malik pada 19 Januari 2023”, ucapnya dari ujung telepon.

Baca Juga :  "Bayi Kembar Siam Hasan dan Husin Dalam Kondisi Sehat"

Lalu setelah itu, kata Hery Wahyudi, kedua bayi kembar siamnya lahir lewat operasi cecar pada tanggal 2 Februari 2023 di RSUP Adam Malik Medan.

Melalui selulernya Hery Wahyudi mengatakan dirinya mengetahui kalau istrinya mengandung dua anak kembar siam saat konsul ke Klinik Utama di Kisaran. Saat itu usia kehamilan istrinya 7 bulan.

“Dokternya bilang anak kami ada kelainan dan kembar siam. Diduga hanya memiliki satu jantung sehingga disarankan untuk konsul ke dokter spesialis kelainan anak di Medan”, ucapnya lirih.

Mengetahui keadaan tersebut disebutkan Hery Wahyudi, kondisi kesehatan istrinya Shofiani semakin lama semakin buruk hingga kurus kering.

“Hingga akhirnya drop dan Hb-nya menurun sehingga harus menerima transfusi 5 kantong darah. Setelah kondisi istri saya mulai membaik, tim dokter melakukan operasi cesar”, kenangnya.

Setelah bayi kembar siam mereka lahir langsung dimasukkan ke ruang perawatan intensif yang diawasi tim dokter.  Sedangkan ibu bayi kembar siam setelah kondisinya pulih pulang ke rumah mereka di Batubara.

Saat ini Hery Wahyudi masih tetap tinggal di RSUP Adam Malik menjaga buah hati mereka dengan biaya yang sangat minim.

Baca Juga :  Besok, YRT Ahlul Qur'an Batubara Bukber dan Kongsi Rezeki Kepada Kaum Dhuafa

Menyinggung kondisi bayi kembar siamnya, Hery Wahyudi mengatakan sejak tadi malam salah satu bayi mengalami drop karena menurut dokter yang merawat kemungkinan disebabkan selang makan menyebabkan luka di lambung.

Untuk jadwal operasi pemisahan disebutkan Hery Wahyudi belum dapat dipastikan. Saat ini tim dokter melakukan pemulihan kondisi bayi dan melakukan observasi.

Melalui wartawan, Hery Wahyudi meminta bantuan dari Bupati Batubara Zahir dan Kadis Kesehatan serta dermawan untuk membantu meringankan biaya kebutuhan di Medan.

Sementara Plt. Kadis Kesehatan Batubara dr. Deni Syahputra yang sedang tugas di Jakarta saat dihubungi lewat telepon seluler mengaku terkejut karena baru mendapat informasi hari ini dari wartawan.

Begitupun pihaknya telah memerintahkan Kepala Puskesmas Petatal untuk memantau kesehatan ibu bayi kembar siam serta berkoordinasi dengan pihak RSUP Adam Malik.

“Nanti sepulang tugas dari Jakarta saya langsung menuju RSUP Adam Malik”, ucapnya dari ujung telepon. (Epson).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara
Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh
TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri
Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini
Bupati Baharuddin Nikmati Indomie Campur Udang Vaname Usai Panen Raya
Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:59 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Wartawan yang Merangkap ASN dan PPPK, Kominfo Perlu Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

TKD Masuk Kas Daerah, Ini kata Wabup Syafrizal saat terima Kunker Mendagri

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:07 WIB

Enam Belas Bulan Mengabdi di Batubara, AKBP Doly Nelson: Saya Mendapat Banyak Berkat di Daerah Ini

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:31 WIB

LABUHANBATU

Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB