“Dari Beda Pandangan ke Pelukan Hangat: Momen Lebay atau Kebersamaan Sebenarnya?”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Ada yang berbeda di Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) kali ini. Bukan hanya karena ini menjadi momen terakhir Pj. Bupati Batubara Heri Wahyudi Marpaung, S.STP, M.AP, memimpin upacara, tetapi juga karena satu momen yang mendadak viral: pelukan hangatnya dengan Sekda Batubara, Norma Deli Siregar.

Foto yang diabadikan oleh Dinas Kominfo Batubara itu langsung menyita perhatian publik. Netizen bereaksi beragam. Ada yang terharu, ada yang tertawa, ada pula yang mempertanyakan, “Serius ini? Bukannya mereka selama ini sering berbeda pandangan?”

Antara Formalitas dan Keakraban Sejati

Jika menilik ke belakang, hubungan antara Heri Wahyudi dan Norma Deli Siregar memang tak selalu harmonis. Beberapa kali perbedaan kebijakan di masa transisi pemerintahan sempat menjadi isu hangat di lingkungan Pemkab Batubara. Wajar, transisi kepemimpinan memang sering kali diwarnai dinamika internal.

Baca : Batubara di Persimpangan: Surat Terbuka untuk Sang Pemimpin Sementara

Baca Juga :  Apakah KPU masih Berpedoman Pada Hasil Pemilu 2019 Atau 2024, Ini Penjelasannya!

Baca : “DPRD Batubara Kritik Kebijakan Pj Bupati: Pelantikan Pejabat Dinilai Abaikan Etika Pemerintahan”

Namun, di akhir masa jabatan Heri, segalanya tampak mencair. Senyum lebar, pelukan, dan gestur akrab di antara keduanya memberikan kesan berbeda. Apakah ini bentuk rekonsiliasi? Ataukah hanya sekadar formalitas di depan kamera?

Seorang ASN yang menyaksikan langsung momen itu hanya tertawa kecil saat ditanya pendapatnya. “Ya, mungkin ini cara mereka menutup babak lama dan menyambut babak baru,” katanya sambil mengangkat bahu.

Momen yang Jadi Sorotan

Tak butuh waktu lama, foto itu menyebar di media sosial dan grup WhatsApp pegawai. Ada yang menyebutnya “momen lebay”, ada pula yang melihatnya sebagai simbol profesionalisme—bahwa perbedaan di tempat kerja tak harus berakhir dengan permusuhan.

Baca : “Pelantikan Diujung Masa Jabatan, Sekda Gak Datang”

Baca Juga :  Rizky Terpilih Jadi Ketua BPD Desa Pahlawan

Baca : “Aroma ‘Ikan Busuk’ di Balik Pelantikan Pejabat: Kritik untuk Kebijakan Pj Bupati Batubara”

Seorang pengamat di Batubara memberikan pendapatnya. “Kalau ini memang momen rekonsiliasi, bagus. Artinya, mereka menunjukkan bahwa perbedaan pendapat itu biasa dalam birokrasi, yang penting tetap profesional. Tapi kalau ini cuma untuk citra? Ya, biarkan publik yang menilai,” ujarnya.

Akhir yang Manis atau Sekadar Panggung?

Momen ini tentu akan menjadi bagian dari sejarah kecil Batubara. Apakah ini benar-benar ungkapan ketulusan atau hanya permainan politik di detik-detik terakhir, biarlah waktu yang menjawab.

Yang jelas, kepemimpinan di Batubara akan segera memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Bupati terpilih H. Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati Syafrizal. Satu hal yang pasti: dunia pemerintahan memang penuh kejutan, dan kadang, yang tampak lebay justru yang paling mengundang rasa penasaran. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping
Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:10 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terbaru

BATUBARA

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agu 2026 - 10:00 WIB

BATUBARA

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Kamis, 6 Agu 2026 - 08:09 WIB