Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Medan — Baharuddin Siagian, Bupati Batubara ke-4, menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan berhasil menyelesaikan studi doktoral dan meraih predikat akademik membanggakan.

Ia dinyatakan lulus Ujian Disertasi Program Doktor (S3) Komunikasi dan Penyiaran Islam di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dengan nilai 98,08 dan predikat A+.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Baharuddin saat menghadiri kegiatan Makobar (Mari Kopi Bareng) Majelis Akademik Rutin dan Kongkow Berbasis Riset yang digelar di Kampus UINSU, Jalan Pancing, Medan, Rabu (11/3/2026).

“Alhamdulillah saya mengikuti ujian disertasi Program Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam di UINSU dan dinyatakan lulus dengan nilai 98,08 serta predikat A+,” ujar Baharuddin di hadapan para akademisi dan peserta diskusi.

Menurutnya, menempuh pendidikan hingga jenjang doktor bukan sekadar meraih gelar akademik, melainkan bentuk komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.

“Bagi saya, pendidikan doktoral bukan hanya soal gelar. Ini adalah bagian dari upaya memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas dalam melayani masyarakat,” katanya.

Pemimpin Harus Terus Belajar

Baharuddin yang lahir di Aek Loba, Asahan, 16 Juni 1966, menegaskan bahwa semangat menuntut ilmu harus menjadi karakter utama seorang pemimpin. Ia menyebut ilmu pengetahuan sebagai kunci kemajuan dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Bawaslu Batubara Rayakan Hari Ibu

“Ilmu pengetahuan adalah kunci kemajuan. Sebagai pemimpin kita tidak boleh berhenti belajar. Setiap hari adalah kesempatan untuk menambah wawasan agar dapat mengambil keputusan yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebelum meraih gelar doktor, Baharuddin menempuh pendidikan sarjana hukum di Universitas Sumatera Utara, kemudian melanjutkan studi magister hingga meraih gelar M.Si. Ia menilai pengalaman akademik tersebut menjadi bekal penting dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan praktik kepemimpinan di daerah.

Dorong Kolaborasi Riset untuk Daerah

Dalam forum Makobar yang mempertemukan akademisi dan praktisi, Baharuddin juga memaparkan visinya untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, khususnya dengan UINSU.

Ia menilai hasil riset dari dunia akademik perlu dijembatani dengan kebijakan pemerintah agar dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Kita perlu menjembatani dunia akademisi dan praktisi agar hasil penelitian tidak hanya berhenti di kampus, tetapi dapat diimplementasikan untuk kemajuan daerah,” jelasnya.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Dalam diskusi tersebut, akademisi yang turut hadir, Muslim Simbolon, menyebut pencapaian Baharuddin sebagai contoh nyata pemimpin yang menjadikan ilmu pengetahuan sebagai fondasi kepemimpinan.

Baca Juga :  Bupati Baharuddin Rombak Pejabat di Batubara (Bagian 3)

“Pemimpin yang cinta ilmu akan mampu membawa perubahan positif. Semangat yang ditunjukkan Bupati Baharuddin sangat inspiratif, terutama bagi generasi muda dan calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Dukungan bagi Pendidikan dan Penelitian

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, Pemerintah Kabupaten Batubara berencana memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan dan riset. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemberian bantuan bagi mahasiswa berprestasi yang melakukan penelitian terkait persoalan daerah.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya kajian-kajian akademik yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di Batubara.

Acara Makobar yang diselenggarakan UINSU sendiri bertujuan menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum pertukaran gagasan antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Diskusi yang berlangsung juga membahas berbagai strategi meningkatkan minat belajar, memperkuat budaya riset, serta membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif.

Melalui momentum tersebut, Baharuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan budaya belajar yang berkelanjutan.

“Kita tidak boleh merasa puas dengan apa yang telah dicapai hari ini. Tantangan ke depan akan selalu membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik,” tegasnya. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara
Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:45 WIB

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Aktif Makmurkan Mesjid,Kapolres Wahyu Raih DMI Award

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:35 WIB