Kedudukan TBUPP di Batubara Dianggap Tak Penting

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2019 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara — Pro kontra tentang kedudukan tim percepatan pembangunan TBUPP yang diketuai oleh Syaiful Syafri terus menjadi sorotan publik. Urgensi penggunaan kalimat tim “percepatan”, Itu seolah membawa pikiran bahwa daerah yang dipimpin Bupati Zahir-Oky jauh ketertinggalannya dengan daerah lain.

Tokoh muda berprestasi Elfi Haris mengaku tidak mempermasalahkan bentukan tim percepatan pembangunan (TBUPP) di Kabupaten Batubara, namun, menurutnya, tim ad hoc yang ditugaskan untuk mengsingkronisasi visi dengan program Bupati bisa diletakkan sebatas masukkan level dibawah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kalau sekedar tim percepatan menurutnya tidak masalah, tapi kalau menurut pungsi, ‘tidak berpungsi'”, Ujar Elfi Haris kepada zulnas.com melalui via telpon seluler, kamis (30/05/2019).

Bupati Batubara Ir Zahir bersama ketua Tim TBUPP Syaiful Syafri (foto : istimewa) 

Menurut Elfi, pembentukan tim percepatan PBUPP di kabupaten Batubara dianggap belum perlu. Karena menurut tingkat keruwetan, tidak begitu ruwet dalam mengurus pemerintah di Kabupaten Batubara.

Baca Juga :  Bupati Batubara Sebut Natal Membawa Kedamaian Bagi Umat Kristiani

Soal percepatan pembangunan, menurut dia itu terletak pada kemauan kepala daerah dan ketersediaan anggaran yang ada, soal lain tentang pungsi tim ad hoc yang dibentuk justro kedudukannya mau diletakkan dimana?

Baca Juga : Bentukan Tim TBUPP Yang Diketuai Syaiful Safri Perlu Dikaji Ulang

Berdasarkan UU, tugas kepala daerah itu, sebutnya, dibantu oleh struktur organisasi perangkat daerah atau OPD, tim yang dibentuk Bupati itu jangan sampai masuk dan ‘mengatur’ ke ranah tatanan kinerja satuan perangkat daerah, kan jadi kacau.

Kedudukan yang cakupan kinerja pemerintahan daerah yang resmi dan wajib melaporkan kepada kepala daerah itu adalah OPD dan Sekda, jadi bagaimana mungkin tim bentukan yang secara hukum tidak resmi dianggap bertanggung jawab atau jangan-jangan malah tim bentukan itu yang mengatur semua kebijakan yang menjadi kewenangan kepala daerah.

“Nah sekarang apa pula peran OPD, masa ada struktur organisasi diatas OPD, inikan tidak pas”, kata Elfi.

Baca Juga :  Tokoh NU Nizam Kritik Kapolres Batubara Cemen, Kapolres Beberkan Daftar Kasus Sepanjang 2023

Kedudukan tim percepatan TBUPP itu sebenarnya bersifat hanya memberi masukan ke bupati, jadi kalau dia sifatnya mengatur dalam pengelolaan kewenangan menurut Elfi itu kurang pas.

“Tidak mungkin perangkat lain itu ada pada UU, sedangkan struktur organisasi itu bentukan bupati, masa tugas dan fungsinya itu melebihi kewenangan bupati”, terangnya.

Saat ini, yang diperlukan pemerintan daerah itu kan kreasi dan inovasi para pejabat OPD dalam membantu program Bupati, jika kemudian mereka tidak bisa bekerja, maka idealnya digantikan dengan yang lebih profesional supaya personal yang menduduki jabatan itu dapat bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh.

Sekedar diketahui, Bupati Batubara telah membentuk tim percepatan pembangunan (TBUPP). Pembentukan tim tersebut lantas banyak mendapat tanggapan.

Ada yang menyebut, tim percepatan itu diubah sebagai tim unit reaksi cepat yang dapat memproteksi dan menganalisis masalah yang ada di masyarakat, seperti deteksi persoalan penanggulangan bencana dini didaerah. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas
Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos
Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional
Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara
Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu
SMSI Batubara Apresiasi Kinerja Kasat Narkoba AKP Arifin Purba, 46 Kasus Narkoba Terungkap dalam Dua Bulan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Senin, 6 April 2026 - 12:28 WIB

Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Rabu, 1 April 2026 - 23:24 WIB

Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata

Berita Terbaru