Bupati Labuhanbatu Hadiri Hari Antikorupsi Sedunia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 November 2022 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Bupati Labuhanbatu dr. H. Erik Adtrada Ritonga MKM menghadiri hari anti korupsi sedunia Tahun 2022, di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Selasa (29/11).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala daerah sewilayah I Korsupgah KPK RI di antaranya Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, dan Wagub Sumbar Audy Zoinaldy, Kapolda Sumut RZ Panca Putra Simanjuntak, perwakilan Forkopimda Sumut, Bupati dan Walikota, serta Pimpinan OPD Pemprov Sumut.

Dalam sambutannya, Gubernur Edy Rahmayadi merasa bangga karena Sumatera Utara terpilih sebagai Tuan Rumah Road to hari anti korupsi (Hakorda) wilayah I.“Saya turut bangga lantaran sumut jadi tuan rumah memperingati Hakorda ini,”Ucapnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Batubara Dilantik, Pj Gubernur Sumut Sampaikan Delapan Pesan Presiden RI

Gubernur juga mengatakan dalam pengawasannya, KPK telah membuat beberapa rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar penyelenggara pemerintahan.

Pertama yang berurusan dengan pengadaan barang dan jasa. Kedua jual beli jabatan. Ketiga gratifikasi dan keempat suap menyuap serta kelima kelima penggelembungan dari perencanaan sampai pertanggungjawaban untuk kepentingan pribadi.

Ia berharap dengan diadakannya peringatan hari antikorupsi sedunia ini, kita bisa berkomitmen untuk memberantas korupsi demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata mengatakan survei penilaian integritas yang diadakan KPK RI pada kementerian, lembaga, instansi dan daerah memperoleh capaian rata-rata nasional sebesar 72%.

Baca Juga :  Sayembara Design Batik Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022

Menurutnya hal ini cukup baik mengingat target nasional yang ditargetkan 70%.Alexander juga menjelaskan bahwa penurunan tingkat korupsi tergantung pada komitmen kepala daerahnya.“Oleh sebab itu, komitmen kepala daerah terus kami bangun,” tutup Alex.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Sumut juga meluncurkan Whistleblowing System. Program ini merupakan aplikasi yang bisa digunakan untuk pengaduan atau pelaporan tindak pidana korupsi di Pemprov Sumut. Aplikasi tersebut juga terintegrasi dengan KPK RI.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama anti korupsi oleh gubernur sumatera utara dan kepala daerah se wilayah I Korsupgah KPK RI. (BAF)

Berita Terkait

Kejatisu Tahan 8 Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp43,7 Miliar di Batubara
Guru dan Pegawai di Sergai Ungkap Dugaan Pungli PPPK, Kejatisu Diminta Usut Tuntas
Gubernur Sumut Bobby Nasution Lantik Lima Pejabat Eselon II, Ingatkan Jangan Boros Anggaran
Jejak Dokumen Tanah Bermasalah di Balik Bisnis Tambak Udang Kuala Bedagai
Kadisporasu Mahfullah Pratama Daulay: Temuan BPK Sudah Ditindaklanjuti, Ini Bukan Korupsi, Tapi Koreksi Administrasi
Harga Beras Melonjak, Pengusaha Apin Bantu Warga Kurang Mampu di Sergai
Iptu Jimmy R Sitorus Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi, Siap Gempur Jaringan Narkotika
Puluhan Rumah di Sergai Diterjang Puting Beliung, SMSI Sergai Salurkan Bantuan ke Korban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:43 WIB

Kejatisu Tahan 8 Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp43,7 Miliar di Batubara

Minggu, 17 Agustus 2025 - 11:50 WIB

Guru dan Pegawai di Sergai Ungkap Dugaan Pungli PPPK, Kejatisu Diminta Usut Tuntas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:47 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution Lantik Lima Pejabat Eselon II, Ingatkan Jangan Boros Anggaran

Selasa, 12 Agustus 2025 - 07:37 WIB

Jejak Dokumen Tanah Bermasalah di Balik Bisnis Tambak Udang Kuala Bedagai

Minggu, 3 Agustus 2025 - 19:49 WIB

Kadisporasu Mahfullah Pratama Daulay: Temuan BPK Sudah Ditindaklanjuti, Ini Bukan Korupsi, Tapi Koreksi Administrasi

Berita Terbaru