Ketua Mapan RI Labuhanbatu Raya : Calon Pemimpin Harus Bebas Dari Narkoba

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas .com, Labuhanbatu — Hiruk pikuk antusias menyambut Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sangat menyita perhatian publik di seluruh daerah negara Indonesia.

Pemilukada bertujuan untuk melahirkan calon pemimpin yang layak untuk diteladani dan menjalankan amanat demokrasi sesuai dengan Undang – Undang (UU) nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu Utara Adi Susanto ketika dikonfirmasi wartawan Minggu (1/9/24) menjawab singkat membenarkan adanya tes urine untuk pembuktian bebas dari narkoba pada tes kesehatan.

“Ada, dites langsung.” jawab Adi singkat.

Terpisah, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia (MAPAN RI) Labuhanbatu Raya JB Gultom memberikan saran kepada penyelenggara pemilu agar benar – benar melakukan tes urine sebagai syarat untuk menjadi pemimpin yang bebas narkoba.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Bakal Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

“Saya meminta kepada penyelenggara pemilukada agar benar – benar melakukan tes urine sebagai syarat untuk menjadi pemimpin yang bebas narkoba.” tegas JB Gultom.

Selain itu menurut JB Gultom ada baiknya hasil tes kesehatan (urine) tersebut dipublikasikan, guna meyakinkan kepada masyarakat bahwa calon pemimpin yang mendaftar layak untuk dipilih dan diteladani.

“Yang memilih pemimpin adalah rakyat, maka ada baiknya hasil tes kesehatan (urine) dipublikasikan agar masyarakat tahu bahwa calon pemimpin nya layak untuk dipilih dan diteladani.” ujar ketua Mapan RI tersebut.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Kalapas Rantauprapat Gelar Trofeo Cup Bareng Insan Pers dan Masyarakat

Ditegaskannya, pemeriksaan yang dilakukan pihak medis dalam hal ini dokter yang memeriksa langsung, tentunya dalam menjalankan tugas profesinya selalu mengacu dengan kode etik.

“Iya, kita harapkan dokter yang memeriksa harus bekerja profesional, karena mereka (Dokter-red) dalam menjalankan tugas mulianya selalu bekerja dengan kode etik profesi”, pungkasnya.

JB Gultom menutup dengan harapan agar aspirasinya di dengar oleh penyelenggara pemilu demi terlahir nya calon pemimpin yang bebas dari narkoba. (Ceha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabet 2 Gelar di Wilayah III, SMK YAPIM Rantauprapat Melaju ke Final
Apel Gabungan, Asisten I Sampaikan Isu Utama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Perang Melawan Narkoba di Labuhanbatu: Polisi Ungkap Ratusan Kasus, Sita Puluhan Kilogram Sabu
Sekolah Modern, Dengan biaya Terjangkau? SMK Yapim Rantauprapat Jawabannya
Makna Menampilkan Pasangan di Media Sosial: Antara Ekspresi Cinta dan Privasi
Riris Melati Sinaga: Kartini Kritik Ketidakadilan Melalui Tulisan
Wabup Labuhanbatu Turut Sambut Angkatan Ke-28 Alumni SMA Plus Rantauprapat
Arjan Priadi Ritonga Kecam Karikatur Tempo, Ajak Publik Sikapi Informasi Secara Jernih

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:50 WIB

Sabet 2 Gelar di Wilayah III, SMK YAPIM Rantauprapat Melaju ke Final

Senin, 11 Mei 2026 - 21:03 WIB

Apel Gabungan, Asisten I Sampaikan Isu Utama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Senin, 27 April 2026 - 20:59 WIB

Perang Melawan Narkoba di Labuhanbatu: Polisi Ungkap Ratusan Kasus, Sita Puluhan Kilogram Sabu

Kamis, 23 April 2026 - 09:54 WIB

Sekolah Modern, Dengan biaya Terjangkau? SMK Yapim Rantauprapat Jawabannya

Rabu, 22 April 2026 - 21:37 WIB

Makna Menampilkan Pasangan di Media Sosial: Antara Ekspresi Cinta dan Privasi

Berita Terbaru