Kejari Labuhanbatu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka tahun anggaran 2022–2024. Dalam konferensi pers yang digelar, Selasa (7/4/2026), penyidik mengungkap progres penyidikan yang kini telah mencapai 95 persen.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Deby Rinaldi, didampingi Kasi Intelijen Memed Rahmad Sugama dan Kasi Pidana Khusus Sabri Fitriansyah Marbun, memaparkan bahwa penyidikan telah dimulai sejak 2 Januari 2026.

“Sejauh ini kami telah memeriksa 85 orang saksi, mulai dari vendor, pengurus, hingga unsur pemerintah daerah. Sebagian besar telah hadir dan memberikan keterangan,” ujar Deby.

Dari hasil sementara, penyidik menemukan indikasi kuat adanya kerugian negara yang ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara dan menunggu hasil audit resmi dari lembaga berwenang.

Modus Mulai Terkuak

Dalam penyidikan, Kejari Labuhanbatu mulai mengungkap sejumlah dugaan modus operandi. Di antaranya adalah penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan hingga rekayasa laporan kegiatan.

“Ada kegiatan yang sebenarnya tidak menggunakan dana hibah, tetapi dibuat seolah-olah menggunakan dana hibah,” ungkap Deby.

Baca Juga :  Ketua DPRD Labuhanbatu Turun Langsung Kawal Poslab

Selain itu, ditemukan juga dugaan manipulasi laporan konsumsi serta pemotongan hak peserta kegiatan. Dalam beberapa kasus, nilai yang dilaporkan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan.

“Laporan konsumsi dibuat besar, tapi kenyataannya tidak sesuai. Ada juga honor atau uang transport yang tidak dibayarkan penuh, bahkan ditemukan indikasi tanda tangan yang tidak sesuai,” jelasnya.

Total Dana Hibah Rp3,75 Miliar

Berdasarkan data yang dihimpun, total dana hibah yang dikucurkan selama tiga tahun mencapai Rp3,75 miliar, dengan rincian Rp1,55 miliar pada 2022, Rp1 miliar pada 2023, dan Rp1,2 miliar pada 2024.

Meski penyidikan hampir rampung, pihak kejaksaan menegaskan tidak akan tergesa-gesa menetapkan tersangka.

“Kami fokus dulu pada perhitungan kerugian negaranya. Setelah itu baru ditentukan siapa yang bertanggung jawab penuh atas kegiatan tersebut. Kami tidak ingin menetapkan tersangka tanpa dasar yang kuat,” tegas Deby.

Bantah Isu “Senyap”

Menanggapi isu yang menyebut penanganan perkara berjalan “senyap”, Kasi Pidsus Sabri Fitriansyah Marbun membantah keras anggapan tersebut. Ia menilai proses penyidikan justru berlangsung cepat dan efektif.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Sampaikan Laporan Keuangan Daerah ke BPK Perwakilan Sumut

“Dalam waktu 45 hari kerja hingga 1 April 2026, kami sudah menghadirkan 75 saksi. Ini menunjukkan progres yang sangat signifikan,” ujarnya.

Sabri juga menegaskan pihaknya selalu terbuka kepada media terkait perkembangan kasus.

“Tidak fair jika disebut senyap. Setiap ada wartawan yang bertanya, selalu kami jawab. Jadi kalau ada pemberitaan sepihak tanpa konfirmasi, itu keliru,” tegasnya.

Berawal dari Laporan Masyarakat

Kasus ini diketahui bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kejari Labuhanbatu. Pihak kejaksaan memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami pastikan penanganan perkara ini berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami minta masyarakat bersabar dan percaya pada proses yang sedang berjalan,” tutup Sabri.

Dengan progres penyidikan yang hampir rampung, publik kini menanti langkah lanjutan Kejari Labuhanbatu, terutama dalam penetapan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dana hibah tersebut. (Ceha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dzikir Akbar dan Halal Bihalal Syawal 1447 H di Labuhanbatu Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
Puslatpur TNI AD Martapura Resmikan English Corner, Dorong SDM Prajurit Siap Go Internasional
Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan
Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Maya Hasmita Paparkan 4 Program Prioritas Pembangunan
Bupati Labuhanbatu Hadiri RUPS Bank Sumut Tahun Buku 2025
Selaraskan 17 Prioritas Nasional, Asisten III Labuhanbatu Tekan Percepatan RKPD 2027
Bupati Labuhanbatu Sampaikan Laporan Keuangan Daerah ke BPK Perwakilan Sumut

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WIB

Dzikir Akbar dan Halal Bihalal Syawal 1447 H di Labuhanbatu Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Selasa, 14 April 2026 - 10:04 WIB

Puslatpur TNI AD Martapura Resmikan English Corner, Dorong SDM Prajurit Siap Go Internasional

Sabtu, 11 April 2026 - 12:52 WIB

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Rabu, 8 April 2026 - 22:53 WIB

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:11 WIB

Kejari Labuhanbatu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 12:52 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:53 WIB