Anak Tidak Lambat, Kita yang Terburu-Buru

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu —  Refleksi mendalam muncul setelah menonton kartun Katuri. Namun yang sesungguhnya disorot bukan sekadar isi tontonan anak, melainkan perubahan cara pandang terhadap pengasuhan itu sendiri.

Kartun tersebut menjadi cermin yang diam-diam memperlihatkan sisi orang tua tentang ekspektasi, emosi, dan ritme hidup yang kerap tidak selaras dengan dunia anak.

Pada awalnya, sering muncul anggapan bahwa anak terlalu aktif, terlalu banyak mau, atau terlalu lambat memahami sesuatu. Anak tampak mengulang kesalahan yang sama, tidak segera mengerti, dan membutuhkan waktu lama untuk menenangkan diri.

Situasi-situasi itu kerap memancing kekesalan. Namun setelah merenung, muncul satu kesadaran yang jujur sekaligus menohok: yang sering “naik” bukanlah perilaku anak, melainkan frustrasi diri sendiri. Keletihan, tekanan, dan keinginan agar segala sesuatu cepat selesai membuat emosi menjadi tegang dan kesabaran menipis.

Baca Juga :  Pemkab Labuhanbatu Adakan Penguatan Penyelenggaraan Dashat di Kampung KB

Bukan anak yang berlebihan mungkin kitalah yang terlalu terburu-buru.
Katuri menghadirkan pesan sederhana namun kuat: anak tidak harus efisien. Mereka tidak dituntut untuk cepat paham, cepat berubah, atau cepat menuruti arahan. Anak hidup dalam ritme yang berbeda dari orang dewasa.

Tubuh mereka butuh waktu untuk bertumbuh. Emosi mereka butuh ruang untuk dipahami. Pikiran mereka belum siap dipaksa mengikuti logika orang dewasa yang serba cepat dan serba hasil.
Yang mereka butuhkan bukan tekanan, melainkan rasa aman.
Aman untuk mencoba tanpa takut disalahkan.

Aman untuk keliru tanpa dipermalukan.
Aman untuk belajar dari akibat tanpa diteriaki. Dalam suasana yang aman, anak belajar sebab-akibat secara alami. Empati tumbuh bukan karena perintah, tetapi karena pengalaman.

Di sana, alam bukan sekadar latar cerita ia menjadi guru yang sabar, tidak tergesa-gesa, dan tidak menuntut hasil instan. Anak lebih mudah tenang ketika orang tuanya tidak sibuk mengontrol.

Baca Juga :  Wabup Hadiri Bakti Kesehatan Sunat Massal Yang di Polres Labuhanbatu

Ketenangan anak sangat dipengaruhi oleh kestabilan emosi orang tua. Saat orang tua tidak tergesa-gesa, tidak tegang, dan tidak memaksakan kesempurnaan, anak merasa diterima apa adanya.

Dari situlah lahir kesadaran sederhana namun mendalam: mungkin selama ini yang perlu diperlambat bukanlah anak, melainkan diri kita sendiri.

Pengasuhan ternyata bukan semata proses membentuk anak agar cepat berubah. Ia adalah perjalanan orang tua untuk belajar mengelola diri menurunkan ekspektasi, meredakan tekanan, dan memberi ruang pada proses tumbuh yang alami.

Pengasuhan yang sehat dimulai ketika orang tua berani bercermin, mengakui keterbatasannya, dan memilih untuk hadir dengan lebih tenang. Sebab anak tidak lambat. Kitalah yang sering terlalu terburu-buru. (Ce ha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan
Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Maya Hasmita Paparkan 4 Program Prioritas Pembangunan
Kejari Labuhanbatu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar
Bupati Labuhanbatu Hadiri RUPS Bank Sumut Tahun Buku 2025
Selaraskan 17 Prioritas Nasional, Asisten III Labuhanbatu Tekan Percepatan RKPD 2027
Bupati Labuhanbatu Sampaikan Laporan Keuangan Daerah ke BPK Perwakilan Sumut
Di Bawah Kumandang Takbir, Labuhanbatu Menyatukan Hati dalam Cahaya Idulfitri

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:52 WIB

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Rabu, 8 April 2026 - 22:53 WIB

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026

Rabu, 8 April 2026 - 19:06 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Maya Hasmita Paparkan 4 Program Prioritas Pembangunan

Selasa, 7 April 2026 - 23:11 WIB

Kejari Labuhanbatu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar

Senin, 6 April 2026 - 20:58 WIB

Selaraskan 17 Prioritas Nasional, Asisten III Labuhanbatu Tekan Percepatan RKPD 2027

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 12:52 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Menuju Porwasu 2026

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:53 WIB