Diduga Akibat ditabrak, Alat Tangkap Gerandong Dibakar OTK

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 Januari 2019 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, Camat Tanjung Tiram Azwar, Kades Pahlawan Syamsul Aswin, Airud Tanjung Tiram saat melihat langsung alat tangkap gerandong yang dibakar OTK didepan kantor Angkatan Laut Tanjung Tiram, senin (14/01) malam sekitar pukul 09.00 Wib.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, Camat Tanjung Tiram Azwar, Kades Pahlawan Syamsul Aswin, Airud Tanjung Tiram saat melihat langsung alat tangkap gerandong yang dibakar OTK didepan kantor Angkatan Laut Tanjung Tiram, senin (14/01) malam sekitar pukul 09.00 Wib.

Batubara,zulnas.com – Satu buah alat tangkap, diduga dimilik nelayan gerandong dibakar Orang Tak Dikenal (OTK) dipelabuhan Tanjung Tiram senin (14/01) sekira pukul 18.30 Wib. Alat tangkap yang dibakar itu langsung menjadi perhatian masyarakat setempat.

Menurut informasi yang dihimpun dilokasi, kisruh antara nelayan gerandong dan nelayan tradisional kembali terjadi di perairan laut Batubara siang ini. Kekisruhan itu terjadi diduga karena salah satu alat tangkap nelayan tradisional ditabrak oleh nelayan gerandong saat mencari ikan ditengah laut.

“Tadi siang dilaut sudah mulai memanas, karena satu unit alat tangkap ikan diduga ditabrak oleh nelayan Gerandong”, ujar salah seorang warga setempat Zulham di Pelabuhan Tanjung Tiram senin (14/01) malam.

Baca Juga :  Polsek Labuhanruku Rilis DPO Kasus Penganiayaan

Dari aksi tabrak itu, nelayan tradisional mulai membuat perlawanan dengan mendatangi nelayan gerandong ditengah laut untuk melakukan perlawanan.

Tak puas sampai disitu, aksi kembali terjadi di pelabuhan Tanjung Tiram, dengan menangkap salah satu alat tangkap gerandong dan membakarnya dipelabuhan Tanjung Tiram.

Petugas polres Batubara sedang melakukan evakuasi alat tangkap yang dibakar OTK didepan Pelabuhan Tanjung Tiram.

Pantauan zulnas.com dilokasi, Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, Camat Tanjung Tiram Azwar, Kepala Desa Bandar Pahlawan Syamsul Aswin dan Airud langsung datang kekantor Angkatan Laut Tanjung Tiram dan menyaksikan alat tangkap gerandong yang dibakar itu.

Baca Juga :  "Pelukan Terakhir: Drama, Rekonsiliasi, atau Cuma Gimmick?" II

Sedangkan Camat Tanjung Tiram Azwar saat dimintai keterangannya tidak banyak memberikan keterangan, ia hanya menyampaikan pihak muspika terus menjaga agar situasi antar nelayan tetap kondusif

“Kita berharap situasi tetap dapat terkendali, kepada para nelayan diminta untuk dapat menenangkan diri, dan jangan membuat aksi-aksi yang melanggar hukum”, ujar Camat.

Sementara itu, sampai pukul 21.00 Wib, petugas polres Batubara kemudian datang dengan membawa mobil dan mengangkat sisa hasil pembakaran alat tangkap itu dari lokasi, dan dibawa langsung ke polres setempat. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?
Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah
Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi
SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Berita Terbaru

BATUBARA

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:58 WIB