Undang Ustaz Maulana, Zahir Minta Dido’akan Agar Batubara Damai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Februari 2019 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Banyaknya informasi dan berita hoax yang beredar di medan sosial dianggap penting untuk disikapi. Apalagi kini menjelang perhelatan Pilpres dan pileg pada April 2019 mendatang.

Bupati Batubara Ir Zahir M.AP menyebutkan, pemerintah Batubara dan pihak Polres setempat sengaja mengundang Ustaz Maulana itu untuk memberikan pencerahan dan tausiah kedamaian di Batubara.

Melalui kegiatan tabligh Akbar itu diharapkan, informasi tentang pemberitaan hoax menjelang pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan calon anggota legislatif (Pileg) yang sudah menular ke penjuru median sosial itu dapat dihentikan karena merusak sendi-sendi Demokrasi.

Demikian dikemukakan Bupati Batubara Ir Zahir M.AP pada pembukaan acara Takhbiq akbar yang diselenggarakan ditanah lapang lima Puluh, Jum’at (22/02/2019) siang.

Baca Juga :  Polemik Jabatan Bupati Batubara, Pengamat Sebut Kapan Zahir Terima Gajinya?

Kegiatan yang berthema “kemitraan Polri dan Masyarakat Dalam Mewujudkan pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk” Bertujuan agar pesta demokrasi pada pemilu 2019 mendatang dapat dilaksanakan dengan aman dan kondusif.

Pada kesempatan itu, Zahir juga mengajak kepada seluruh masyarakat Batubara agar dapat menahan diri dari adu debat di media sosial, karena adu debat dan saling hujat itu tidak dapat menyelesaikan masalah pada negeri ini.

“Hindarilah Adu debat dan hujat-menghujat, karena itu bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah dinegeri ini”, tegas Zahir

Buatlah kegiatan yang dapat bermanfaat tidak saja untuk diri sendiri, tetapi juga dapat bermanfaat buat orang lain.

Baca Juga :  Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan

Saat ini, kata politisi PDI Perjuangan itu, masyarakat tidak perlu meladeni berita-berita yang tidak benar yang berkembang di media sosial, karena, informasi-informasi yang beredar itu tidak dapat diketahui kebenarannya, oleh sebab itu, kita tak perlu hujat menghujat karena beda pilihan.

Pada kesempatan itu, Ustaz Maulana menyampaikan tausiahnya dengan mendahulukan bacaan-bacaan shalawat.

Dengan memberikan pencerahan tentang agama, seluruh masyarakat diminta jangan terpecah-belah karena akan merugikan sesama kita.

Selanjutnya, Ustaz kondang itu juga menyampaikan beberapa potong lagu religius untuk menghibur para undangan, tak ketinggalan sapaan khasnya, Jama’ah- oh jama’ah, Alhamdulillah… ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang
Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Berita Terbaru