PB Gemkara Desak Presiden Prabowo Ambil Alih Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Kabupaten Batubara (PB Gemkara) mendesak pemerintah pusat agar segera mengambil alih lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Socfindo Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, yang masa izinnya telah berakhir sejak tahun 2023.

Ketua Umum PB Gemkara, Khairul Muslim, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada lagi dasar hukum bagi perusahaan asing tersebut untuk tetap menguasai lahan yang telah diusahainya selama kurang lebih 60 tahun.

“Tahun 2023 HGU PT Socfindo sudah habis. Pemerintah juga telah menyatakan tidak akan memperpanjangnya. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk menunda pengambilalihan,” ujar Khairul kepada zulnas.com, Kamis (1/1/2026).

Kemudian, Khairul menyampaikan, masyarakat Batubara menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto agar bersikap tegas dan konsisten, sebagaimana komitmen pemerintah dalam menertibkan penguasaan lahan yang melanggar ketentuan perizinan.

Menurutnya, lahan eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus seharusnya segera dikembalikan kepada negara dan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, terutama mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Ini Sejumlah Informasi Terkait PT Buana Sawit Indah Petatal

“Kalau bisa dipercepat, kenapa harus ditunda. Semakin cepat diambil alih, semakin cepat pula dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

PB Gemkara juga menyinggung pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Nusron Wahid yang berulang kali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memperpanjang HGU perusahaan penanaman modal asing (PMA), termasuk PT Socfindo.

Khairul menilai, ketegasan pemerintah pusat telah terbukti melalui pengambilalihan ribuan hektare kebun sawit bermasalah yang kemudian dikelola oleh PT Agrinas demi kepentingan rakyat.

“Tindakan tegas seperti itulah yang ditunggu masyarakat Batubara terhadap eks HGU PT Socfindo tanah gambus,” sebutnya.

Secara hukum, lanjut Khairul, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 telah mengatur secara jelas bahwa HGU yang telah berakhir dan tidak diperpanjang atau diperbarui secara sah otomatis berstatus Tanah Negara.

“PP 18 Tahun 2021 sangat jelas. Tidak ada perpanjangan HGU secara otomatis. Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus sudah berakhir dan seharusnya segera hengkang,” tegas putra kelahiran Simpang Dolok itu.

Baca Juga :  PNTI Batubara Sambangi DPRD, Suarakan Krisis Nelayan dan Usulkan Solusi Rumpon Buatan

Ia menambahkan, setiap perpanjangan atau pembaruan HGU harus diajukan tepat waktu dan memenuhi syarat hukum, sosial, lingkungan, serta kesesuaian tata ruang. Jika tidak, maka penguasaan lahan menjadi tidak sah secara hukum.

PB Gemkara juga meminta pemerintah pusat, BPN, dan instansi terkait untuk bersikap terbuka, profesional, dan tegas agar tidak terjadi penguasaan sepihak yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Aspirasi Warga Tanah Gambus

PB Gemkara mencatat kuatnya aspirasi masyarakat Tanah Gambus yang berharap agar lahan eks HGU tersebut benar-benar dikembalikan kepada negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Negara harus hadir dan berpihak kepada masyarakat. Jangan sampai rakyat hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri,” pungkas Khairul.

PB Gemkara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini demi terwujudnya keadilan agraria dan kesejahteraan masyarakat Batubara. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Bentrok, Ratusan Warga Poktan Perjuangan Duduki Lahan PT Socfindo Tanah Gambus, Wabup Beri Tenggat 1 Minggu
Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya
PB GEMKARA Santuni Keluarga Pejuang Pemekaran, Air Mata Haru Warnai Peringatan HUT ke-19 Batubara
Tokoh Pemuda Apresiasi Penunjukan Zulkarnain Achmad sebagai Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung
Akhir Tahun Penuh Makna, Bupati Batubara Serahkan Ribuan SK PPPK dan Tekankan Disiplin OPD
Baharuddin Siagian Buka Pelatihan Bela Negara Taruna Gemkara, Tekankan Upgrade SDM dan Loyalitas Kepemimpinan
MAPEL Batubara Desak Hentikan Aktivitas Galian C di Desa Benteng Jaya
Fraksi KPN DPRD Batubara Tegaskan CSR Perusahaan Wajib dan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:24 WIB

Sempat Bentrok, Ratusan Warga Poktan Perjuangan Duduki Lahan PT Socfindo Tanah Gambus, Wabup Beri Tenggat 1 Minggu

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:55 WIB

Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:56 WIB

PB GEMKARA Santuni Keluarga Pejuang Pemekaran, Air Mata Haru Warnai Peringatan HUT ke-19 Batubara

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:02 WIB

Tokoh Pemuda Apresiasi Penunjukan Zulkarnain Achmad sebagai Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:22 WIB

Akhir Tahun Penuh Makna, Bupati Batubara Serahkan Ribuan SK PPPK dan Tekankan Disiplin OPD

Berita Terbaru

BATUBARA

Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya

Minggu, 4 Jan 2026 - 00:55 WIB