Oknum Guru dan Kasek Diduga Diam-diam Cairkan Bantuan KIP Siswa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2019 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara –Sejumlah siswa dan siswi SDN 010147 Labuhan Ruku Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Sumatera Utara mengeluh karena dana bantuan Keluarga Indonesia Pintar (KIP) milik mereka diduga dicairkan secara diam-diam oleh oknum guru dan kepala sekolah (Kasek) setempat.

Pasalnya, sebahagian ATM para siswa disekolah itu dipegang pihak sekolah sehingga dana bantuan program Keluarga Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat itu tidak tertutup kemungkinan dapat dicairkan oleh oknum guru dan kases yang ‘nakal’ dan tidak diberikan kepada para siswanya, dengan memberikan alasan dana belum masuk.

“Tadi pagi, rencananya kami mau mengambil uang bantuan KIP untuk anak sekolah itu di bank BRI Lima puluh. Tiba-tiba saja pihak bank mengatakan dana itu sudah dicairkan oleh sekolah,” Kata salah seorang dari orang tua siswa yang minta namanya dirahasiakan kepada zulnas.com, dikediaman rumahnya, rabu (27/11/2019) petang.

Slip pencairan rekening koran yang dikeluarkan oleh bank BRI Lima Puluh menjelaskan bahwa yang telah dicairkan sesuai dengan tanggal pencairan

Untuk mempermudah pencairan bantuan siswa, mereka mengatakan, pihak bank BRI Lima Puluh, telah memberikan kartu ATM siswa KIP kepada sekolah agar dapat lebih mudah mencairkan bantuan itu.

Baca Juga :  Kampung Jepang dan Naga Bonar

Apalagi, memang saat pencairan, siswa dan orang tua siswa diharuskan datang ke bank karena untuk menandatangani slip penarikan. Untuk kemudahan Itulah, pihak bank memberikan kartu ATM itu kesekolah.

Mendengar keterangan dari pihak bank BRI, orang tua siswa tersebut kemudian meminta penjelasan dari pihak kepala sekolah dan guru, namun dari pihak sekolah malah Marah-marah dan membantah tidak ada mencairkan dananya.

“Kami (omak2 ini) cuma ingin penjelasan dari kasek sehingga dugaan mengambil dana bantuan siswa KIP itu dapat diluruskan oleh kepala sekolah. Bukan malah Marah- marah,” Ujar mereka.

Lebih lanjut mereka mengatakan, bantuan siswa KIP itu sangat membantu dan berguna bagi orang tua siswa, karena dengan bantuan per semester itu, orang tua dapat membeli buku dan peralatan sekolah buat anaknya.

“Sepatu anak saya kan sudah koyak, rencananya dana itu mau buat beli sepatu anak saya,” Ujar orang tua siswa sembari menunjukkan buku rekening siswa yang telah dicairkan oleh oknum sekolah.

Baca Juga :  “Riuh Evaluasi Pejabat Batubara: Warga Mulai Bersuara di Dunia Maya”

Dia mengatakan, bantuan KIP itu adalah bantuan siswa yang orang tuanya mendapat program Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan itu, katanya, disalurkan pernah semester 450 ribu. Dalam setahun mereka mendapat dua kali pencairan.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SDN 010147 Idris saat dikonfirmasi hal itu, malah kembali bertanya siapa siswanya.

Yang melapor siapa? Siapa nama siswanya? Karena awak media menyembunyikan nama narasumbernya, akhirnya dia malah menantang.

Sementara itu, Plt Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus mengaku kesal dan berjanji akan meminta penjelasan kepala sekolah tersebut.

“Nanti akan kita panggil untuk diminta penjelasan, jika memang benar yang bersangkutan melakukan dugaan pungutan terhadap bantuan siswa akan kita tindak tegas,” Ujar incek Ilyas panggilan akrabnya, rabu (27/11/2019) malam. ****

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih
Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 03:49 WIB

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Berita Terbaru