Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Massa Obrak Abrik Kantor Desa karena Kecewa dengan Sosialisasi Ganti Rugi Lahan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2020 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Seratusan massa mengamuk di Kantor Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Senin (10/2/2020).

Keributan terjadi dikarenakan kekecewaan sebagian warga terhadap sosialisasi ganti rugi lahan tahap II untuk pembangunan kilang minyak dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Informasi di lapangan menyebutkan, sebelumnya pihak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama Pemkab Batubara telah mendata 299 warga pemilik tanah yang akan ikut sosialisasi.

Namun dalam sosialisasi itu 100 warga merasa dirinya tidak diundang. Merasa kecewa mereka lalu menyerbu dan mengobrak abrik kantor desa yang dijadikan tempat sosialisasi ganti rugi.

Baca Juga :  Kalah Judi, Besan Tewas Ditikam Belati

Untuk menghindari amukan massa, sejumlah pejabat Pemkab Batubara dan perwakilan Pelindo yang hadir dalam sosialisasi itu terpaksa diamankan petugas lewat pintu belakang.

Hal itu dilakukan karena massa terus mendesak Asisten I Pemkab Batubara Russian Heri, Camat Sei Suka Adil Hasibuan dan perwakilan Pelindo agar meninggalkan kantor tersebut.

Baca Juga :  HUT Kejaksaan ke-80, 40 Pasangan Ikuti Nikah Massal, Baharuddin Jadi Saksinya

“Kami minta Pemkab dan Pelindo harus transparan dan berlaku jujur. Jangan begini caranya. Kami orang miskin. Kalau digusur, dimana lagi kami mau tinggal nanti”, kata salah seorang massa.

Sementara Kepala Desa (Kades) Kuala Indah, Matsyah mengatakan kepada wartawan Pemkab Batubara telah mendata sekitar 500 warga pemilik lahan.

“Jadi sebenarnya mereka bukan ditinggalkan. Sebab masih ada sosialisasi tahap selanjutnya”, kata Matsyah. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan
Menghitung Hari Bersama Baharuddin Siagian

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Senin, 16 Februari 2026 - 12:10 WIB

Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Tekankan Standar Gizi pada Program MBG di Labuhanbatu

Selasa, 24 Feb 2026 - 12:18 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Senin, 23 Feb 2026 - 13:11 WIB

LABUHANBATU

Keutamaan Sholat Tarawih, Cahaya Malam Ramadhan yang Menyentuh Hati

Minggu, 22 Feb 2026 - 23:17 WIB