Do’a Sang Ibu Dikabulkan, Jenazah Anaknya Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 April 2019 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara –Kasih sayang ibu terhadap anak sangat kuat, bahkan dalam kondisi apapun, termasuk dalam berdoa. Seperti halnya yang dialami Jubaidah. Ia mendo’akan agar jalenazah anaknya yang tenggelam di laut dapat ditemukan.

Bersilang empat hari mayat M. Yamin tenggelam di laut pada rabu (10/04/2019) akhirnya salah satu nelayan menemukan jenazah itu dalam kondisi gembung dan mengambang diperairan pada sabtu (13/04/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wib.

Menurut informasi yang dihimpun, penemuan jenazah itu pertama kali ditemukan oleh pihak nelayan yang bernama amer. Nelayan tersebut langsung menghubungi tim SAR agar jenazah dapat dievakuasi dan dibawah kedarat.

Proses evakuasi jenazah M. Yamin saat berada di pelabuhan Tanjung Tiram. (Zulnas.com) 

“Tadi amer salah satu nelayan pukat trawal menghubungi via tim SAR bahwa mayat yang jatuh di laut sudah ditemukan didaerah perairan beting bawal”, ujar pihak keluarga.

Baca Juga :  Rasa Syukur, Bupati dan Polres Batubara Tepung Tawari 6 Nelayan

Pantauan zulnas.com, evakuasi jenazah jatuh laut itu dilakukan di pelabuhan Tanjung Tiram. Jenazah dibawah oleh tim SAR dengan menggunakan perahu karet, sampai dilokasi pelabuhan, jenazah yang berbungkus karung itu kemudian dinaikkan kedalam mobil ambulan yang sebelumnya sudah berada dilokasi itu.

Baca Juga : Ibu Korban Berharap, Tubuh Korban Dapat Segera Ditemukan

“Selanjutnya mayat langsung dibawah kerumah duka Desa Kampung Lalang Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara untuk persiapan pemakaman dan penguburan”, ujar Komandan Airud Tanjung Tiram Taufik yang kebetulan berada dilokasi setempat.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Batubara Kunjungi Lapas Labuhan Ruku, Bahas Overkapasitas hingga Ledakan Kasus Narkoba

Sebelumnya M Yamin yang masih lajang belum keluarga itu seorang nelayan pukat tarik warga Dusun V Desa Kampung Lalang Kecamatan Tanjung Tiram, Kab Batubara dilaporkan hilang di laut saat melakukan penangkapan ikan jatuh dari boat di tumpanginya, pada Rabu (10/04/2019) sore.

Sejauh ini tidak diketahui secara pasti sebab jatuhnya korban yang diperkirakan di sekitar parairan beting Bawal saat boat dinakhodai H alias Aman menangkap ikan.

Setelah tiga hari jenazahnya ditemukan oleh nelayan sudah tidak bernyawa dan kondisi gembung mengambang  di perairan pinggir beting Bawal tidak jauh dari tempatnya jatuh. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru