Kepala BNN Batubara Ogah Digoda, Fokus Bongkar Jaringan Narkoba

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, SEI BALAI – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batubara, AKBP Arnis Syafni Yanti, menegaskan komitmennya untuk tetap tegas dan tidak bisa digoda dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayahnya.

Menurutnya, BNN dan Polri memiliki pembagian tugas yang berbeda dalam penanganan kasus narkotika, sehingga tidak boleh disamakan secara fungsi.

Hal tersebut disampaikan Arnis saat menerima audiensi media zulnas.com di ruang kerjanya, Kecamatan Sei Balai, Rabu (16/07/2025).

BNN Fokus Tangkap Jaringan, Bukan Pengguna

Arnis menjelaskan bahwa BNN lebih fokus dalam penindakan jaringan peredaran narkoba, bukan pengguna. Sementara itu, Polri menangani mulai dari penyalahguna, pemakai, hingga bandar.

“Polri menangani penyalahguna sampai gembongnya. BNN fokus menangkap jaringan narkoba, bukan pengguna. Penyalahguna kita selamatkan lewat program rehabilitasi,” tegasnya.

Karena itulah, lanjut Arnis, jumlah tangkapan BNN memang tidak sebanyak yang dilakukan oleh Polri. Sebab, BNN tidak menyasar pelaku di tingkat pengguna.

Penentuan Rehabilitasi Lewat Asesmen Terpadu

Setiap kasus penyalahgunaan narkoba yang akan direhabilitasi harus melalui asesmen terpadu. Tim asesmen ini terdiri dari unsur Polri, Kejaksaan, tim medis, dan BNN, dengan Arnis sebagai ketuanya.

Baca Juga :  Bayi Anak Wartawan Ini Lahir Kembar 3 Viral di Batubara

“Melalui asesmen terpadu, kita nilai apakah tersangka benar-benar pengguna atau justru bagian dari jaringan. Kami punya data-data dan rekam jejak mereka,” ungkapnya.

Arnis menambahkan, pihaknya pernah menolak permohonan rehabilitasi dari dua orang yang mengaku sebagai pengguna, karena berdasarkan data, keduanya adalah bagian dari jaringan yang sedang dipantau.

“Kami tahu mereka jaringan. Jadi kami tolak direhab. Kalau dikasih rehabilitasi, mereka malah bisa lolos,” ujarnya.

Narkoba Bukan Vitamin, Tapi Racun yang Menghancurkan

Dalam penjelasannya, Arnis juga menyoroti minimnya kesadaran masyarakat soal bahaya narkoba. Ia mencontohkan, banyak nelayan yang mengira narkoba adalah vitamin penghilang kantuk.

“Awalnya dikira vitamin, padahal itu zat adiktif. Kalau dikonsumsi terus-menerus, dia merusak saraf otak, mengubah perilaku, dan akhirnya membuat seseorang tidak sadar melakukan tindak kejahatan,” jelasnya.

Menurut Arnis, dampak narkoba tidak hanya menyerang fisik, tapi juga psikis dan perilaku. Karena itu, BNN terus berupaya memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tugas Berat, Godaan Besar

Baca Juga :  Lepas Jama'ah Calhaj, Zahir Minta Dido'akan Agar Langgeng dengan Oky

Arnis tidak menampik bahwa dalam upaya pemberantasan narkoba, godaan terhadap aparat sangat besar. Ia bahkan menyebut kadang ada oknum yang terlibat dalam jaringan.

“Kalau hanya Polri dan BNN yang bergerak, jujur saja, godaannya besar. Kadang ada juga oknum yang main. Maka dari itu, kami butuh dukungan masyarakat,” ujarnya blak-blakan.

Arnis juga mengajak masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba. Ia menjamin, identitas pelapor akan dirahasiakan, karena sudah diatur dalam undang-undang.

“Kalau hari ini anak orang jadi korban, besok bisa saja anak kita. Jadi ini tugas bersama. Jangan tunggu viral baru bergerak. No justice, no viral,” tandasnya.

Edukasi Lewat Media Sosial

BNN Batubara juga aktif menggunakan media sosial sebagai alat penyuluhan. Arnis mengajak masyarakat untuk mengikuti akun Instagram BNN Batubara agar mendapatkan informasi tentang kegiatan, penyuluhan, serta langkah-langkah pencegahan narkoba.

“Kami aktif menyosialisasikan bahaya narkoba lewat media sosial. Silakan dicek. Kita tidak bisa kerja sendiri. Semua pihak harus ikut andil dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung Sampaikan Klarifikasi Terkait Kondisi Perusahaan
Baharuddin Siagian Pimpin Rakor Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Agraria
MV Star Voyager Bawa Ribuan Turis Mancanegara di Awal 2026 di Batubara
Sempat Bentrok, Ratusan Warga Poktan Perjuangan Duduki Lahan PT Socfindo Tanah Gambus, Wabup Beri Tenggat 1 Minggu
Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya
PB GEMKARA Santuni Keluarga Pejuang Pemekaran, Air Mata Haru Warnai Peringatan HUT ke-19 Batubara
PB Gemkara Desak Presiden Prabowo Ambil Alih Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus
Tokoh Pemuda Apresiasi Penunjukan Zulkarnain Achmad sebagai Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:41 WIB

Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung Sampaikan Klarifikasi Terkait Kondisi Perusahaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:53 WIB

Baharuddin Siagian Pimpin Rakor Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Agraria

Senin, 12 Januari 2026 - 15:53 WIB

MV Star Voyager Bawa Ribuan Turis Mancanegara di Awal 2026 di Batubara

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:24 WIB

Sempat Bentrok, Ratusan Warga Poktan Perjuangan Duduki Lahan PT Socfindo Tanah Gambus, Wabup Beri Tenggat 1 Minggu

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:55 WIB

Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Sekda Dorong Penguatan Organisasi BPBD dan Budaya Gotong Royong

Rabu, 21 Jan 2026 - 10:05 WIB